14 Napi Narkoba Kelas Kakap Dipindah ke Nusakambangan

Rabu, 14 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

14 Napi Narkoba Kelas Kakap Dipindah ke Nusakambangan

14 Napi Narkoba Kelas Kakap Dipindah ke Nusakambangan

PAMEKASAN, detikkota.com – Lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pamekasan kirim Narapidana (Napi) kasus narkoba ke Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Hanafi, Kalapas Pamekasan menyampaikan, pemindahan itu dilangsungkan secara tertutup pada Senin, (12/10) lalu.

“Khawatir link bandar bisa menghadang di jalan dan demi keselamatan anggota dan napi itu sendiri,” ujarnya. Rabu,(14/10/2020)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menyebutkan, setidaknya ada 14 napi bandar narkoba kelas kakap yang di pindah.

“Dari 14 napi tersebut, ada napi asal Malaysia terpidana kasus obat terlarang jaringan narkotika internasional,” terangnya

Menurutnya, rata-rata hukuman penjara belasan napi itu berkisar 10 tahun.

Kata Dia, pemindahan itu dilakukan karena sel di Lapas Pamekasan sudah melebihi standard kapasitas tahanan.

Disisi lain kata Dia, untuk mengantisipasi kemungkinan yang tidak diinginkan seperti adanya gangguan teror.

Hanafi menyampaikan, gelombang pemindahan napi dimungkinkan terjadi nantinya.

Dalam hal ini pihaknya masih melakukan koordinasi dengan kanwil dan Kemenkumham.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini pemindahan berikutnya bisa dilaksanakan,” pungkasnya. (Fauzi)

Berita Terkait

Polemik Arisan Get di Sumenep Berakhir Damai, Admin Sebut Hanya Miskomunikasi
Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi
Pencairan Dana Dipersoalkan, Anggota Arisan Get di Sumenep Keluhkan Kurangnya Transparansi
Lomba Kapal Tradisional Perkuat Identitas Maritim Kepulauan Seribu Utara
Pemerintah Kaji WFH Sehari dalam Sepekan, Sejumlah Sektor Berpotensi Dikecualikan
Hilang Sejak Dilaporkan, Nur Faidah Masih Dalam Pencarian
Dandim 0827/Sumenep Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan Gantung di Dua Desa
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:19 WIB

Polemik Arisan Get di Sumenep Berakhir Damai, Admin Sebut Hanya Miskomunikasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:08 WIB

Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:39 WIB

Pencairan Dana Dipersoalkan, Anggota Arisan Get di Sumenep Keluhkan Kurangnya Transparansi

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:55 WIB

Lomba Kapal Tradisional Perkuat Identitas Maritim Kepulauan Seribu Utara

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:20 WIB

Pemerintah Kaji WFH Sehari dalam Sepekan, Sejumlah Sektor Berpotensi Dikecualikan

Berita Terbaru