20 Juru Parkir Resmi Menerima Arahan Perparkiran dari Satlantas Polres Sumenep

Jumat, 26 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Sebanyak 20 juru parkir resmi di wilayah Kabupaten Sumenep menerima arahan tentang perparkiran dari Satlantas Polres Sumenep, bertempat di Pos Lantas 12.0 Jalan Trunojoyo Kelurahan Bangselok Kecamatan Kota Sumenep, Jumat (26/07/2024).

Pada kesempatan itu, Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Alimuddin Nasution, bersama Kanit Kamsel Ipda Ferdy Agung Santoso, memberikan tips aman menjadi juru parkir.

“Juru parkir merupakan ujung tombak pendapatan daerah dari sektor retribusi parkir. Oleh karena itu, perlu dibekali dengan pengetahuan dan pelatihan agar lebih profesional dalam bekerja,” kata AKP Alimuddin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui kegiatan ini, juru parkir tahu bagaimana dalam melayani masyarakat dengan baik dan benar. Mempunyai etika dan mengetahui peraturan perparkiran,” terangnya menambahkan.

Menurutnya, tugas sebagai juru parkir sangat berat. Satu kaki bisa masuk rumah sakit dan kaki satunya masuk penjara. Pernyataan Kasat lantas tersebut langsung mendapatkan respon para juru parkir.

Kasat Lantas juga memberikan imbauan kepada juru parkir. Karena tugas juru parkir sangat membantu polisi dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas.

“Selalu mengutamakan keselamatan diri, pastikan kita dalam keadaan aman dalam melakukan pengaturan. Gunakan pakaian yang mudah terlihat seperti rompi parkir, identitas diri, peluit, lampu api untuk malam hari,” katanya.

Selain itu dapat menjaga emosi, sopan santun, menjaga etika dalam melayani orang yang sedang memarkirkan kendaraannya. Tidak bosan juga mengingatkan, agar waspada dalam menjaga kendaraan.

“Jika ada yang dicurigai, atau terjadi tindak pidana segera menghubungi Polisi terdekat,” pesan AKP Alimuddin.

Kasat juga beri pengenalan tata cara pengaturan lalu lintas dengan isyarat tangan dan pengenalan bunyi peluit.

“Sebab, pluit merupakan senjata juru parkir dalam mengatur lalu lintas,” tutupnya.

Berita Terkait

Terak Bulan Geger Jadi Panggung Budaya dan Penggerak UMKM di Bangkalan
Hardiknas 2026, Dinkes P2KB Sumenep Tegaskan Pendidikan Berkualitas Butuh Gerakan Bersama
Ritual Hong Bahhong dari Geger Diajukan ke WBTbI
Bunga Desa Jadi Solusi Layanan Dekat bagi Warga Tiga Desa di Banyuwangi
Bupati Sumenep Ingatkan Kades, Pengelolaan Dana Desa Harus Transparan dan Akuntabel
Antrean Truk Sampah Picu Kemacetan dan Bau Menyengat, Wabup Purwakarta Tinjau Dinas DLH
Ngaji Budaya Harjakapro ke-280, Soroti Kesejahteraan Seniman Probolinggo
Disdik Sumenep Luncurkan Buku Pintar PAUD, Dorong Penerapan Deep Learning

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:01 WIB

Hardiknas 2026, Dinkes P2KB Sumenep Tegaskan Pendidikan Berkualitas Butuh Gerakan Bersama

Kamis, 30 April 2026 - 14:41 WIB

Ritual Hong Bahhong dari Geger Diajukan ke WBTbI

Rabu, 29 April 2026 - 15:42 WIB

Bunga Desa Jadi Solusi Layanan Dekat bagi Warga Tiga Desa di Banyuwangi

Rabu, 29 April 2026 - 13:29 WIB

Bupati Sumenep Ingatkan Kades, Pengelolaan Dana Desa Harus Transparan dan Akuntabel

Senin, 27 April 2026 - 17:37 WIB

Antrean Truk Sampah Picu Kemacetan dan Bau Menyengat, Wabup Purwakarta Tinjau Dinas DLH

Berita Terbaru