Awas!!! Aksi Begal “Pantat” Kembali Merebak di Surabaya

Senin, 2 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Aksi begal “pantat” kembali terjadi di Kota Surabaya. Bahkan, aksi pelaku itu terekam kamera pengintai.

Peristiwa memalukan itu diketahui terjadi pada, Kamis (29/10/2020) lalu pukul 11.07 WIB, di Jalan Kapas Gading Madya, Surabaya.

Begal pantat yang dilakukan oleh seorang pria itu membuat kaum wanita di daerah Kecamatan Tambaksari, resah. Pasalnya, santer beredar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabar tersebut ramai menjadi perbincangan masyarakat setelah akun facebook @INFOLANTASDANKRIMINALSURABAYA memposting sebuah rekaman CCTV yang dibagikan akun Facebook Mayya.

Dalam postingannya Mayya menginformasikan agar masyarakat yang mengetahui keberadaan pengendara Vario berplat nomor L5289EY segera menghubunginya.

“Orang ini telah melakukan pelecehan seksual di jln dukuh setro mohon untk info yg tau orang ini memakai kendaraan vario L5289EY,” tulis Mayya dalam akun Facebooknya, Kamis (29/10/2020).

Dalam komentarnya, ia mengungkapkan saat peristiwa itu terjadi pelaku seorang diri menggunakan sepeda motor. Namun, tak jelas wajah dan pakaian yang dikenakan.

“Kronologinya saya pas abis ambil pesenan orang saya pas berhenti di dpn rumah mau masukkan sepeda tiba tiba dari belakang pantat saya di pegang sama orang gak jelas itu,” sebut Mayya.

Kendati saat kejadian itu, kondisi jalan sepi. Sontak ia berteriak untuk meiminta pertolongan. Seketika itu warga keluar untuk membantu korban dan pelaku pun kabur.

“Langsung saya teriak tapi orang nya udah ngegas motornya dan orang kampung keluar makanya saya laporan RT dan minta tolong dilihatkan dari CCTV dan itu saya dapat foto dan videonya,” ungkapnya dalam kolong komentar.

Kejadian pelecehan seksual itu dibagikan Mayya melalui akun Facebook miliknya dengan harapan agar kaum perempuan berhati-hati dan tentu pelakunya segera tertangkap. “Kalau tau orangnya segera kasih tau saya,” imbuhnya.

Sementara itu, saat di konfirmasi, Senin (2/11/2020) Kanitreskrim Polsek Tambaksari Iptu Didik Ariawan mengaku belum menerima laporan kasus tersebut.

Namun, pihaknya akan mempelajari kasus yang sempat viral di media sosial facebook itu. Jika pelecehan, kata Didik laporannya langsung ke Polrestabes Surabaya. (Redho)

Berita Terkait

Polres Sumenep Gelar Apel Siaga dan Patroli Besar, Antisipasi Kerawanan May Day
Polres Sumenep Gelar Rikkes Berkala 2026, Pastikan Kesehatan Personel Tetap Prima
Koordinator SPPG Sumenep Pastikan Laporan MBG Kalianget dan Pragaan Segera Dikirim ke KPPG Surabaya
Kuasa Hukum Soroti Dugaan Jaringan dalam Kasus Kredit BRI Sumenep
Polres Sumenep Perketat Pengawasan Layanan SIM, Pastikan Proses Transparan dan Profesional
Alih-alih Bergizi, Siswa SDN Karanganyar Dapat Makanan Busuk
Keadilan Dipertanyakan! Kasus Pdt. Horas Picu Kecurigaan Publik
PBNU Matangkan Persiapan Muktamar ke-35, Panitia Kecil dan Tim Panel Dibentuk

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:04 WIB

Polres Sumenep Gelar Apel Siaga dan Patroli Besar, Antisipasi Kerawanan May Day

Kamis, 30 April 2026 - 12:07 WIB

Polres Sumenep Gelar Rikkes Berkala 2026, Pastikan Kesehatan Personel Tetap Prima

Rabu, 29 April 2026 - 23:17 WIB

Koordinator SPPG Sumenep Pastikan Laporan MBG Kalianget dan Pragaan Segera Dikirim ke KPPG Surabaya

Rabu, 29 April 2026 - 19:06 WIB

Kuasa Hukum Soroti Dugaan Jaringan dalam Kasus Kredit BRI Sumenep

Rabu, 29 April 2026 - 12:05 WIB

Polres Sumenep Perketat Pengawasan Layanan SIM, Pastikan Proses Transparan dan Profesional

Berita Terbaru

Prosesi Ritual Hong Bahhong yang digelar masyarakat Kecamatan Geger, Bangkalan, sebagai tradisi turun-temurun yang kini diusulkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.

SosBud

Ritual Hong Bahhong dari Geger Diajukan ke WBTbI

Kamis, 30 Apr 2026 - 14:41 WIB