Bupati Fauzi Bilang Job Fair Untuk Memberikan Kesempatan Bagi Pencari Kerja

Kamis, 19 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus berupaya untuk melakukan penurunan angka pengangguran melalui berbagai cara, di antaranya dengan perluasan kesempatan kerja.

Salah satu implementasi komitmen pemerintah daerah dalam rangka menekan angka pengangguran secara rutin menggelar bursa kerja (job fair) setiap tahun yang melibatkan perusahaan di Kabupaten Sumenep maupun luar daerah.

“Job Fair untuk memberikan kesempatan bagi pencari kerja, karena semakin meningkatnya jumlah lulusan SMA sederajat dan sarjana dari tahun ke tahun yang membutuhkan penyerapan pada lapangan kerja,” kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo di sela-sela Pembukaan Job Fair, di Gedung KORPRI, Kamis (19/09/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya mengharapkan, masyarakat pencari kerja memanfaatkan job fair ini, agar mendapatkan peluang kerja baik di perusahaan dan instansi pemerintah, sesuai skill, kompetensi serta pendidikannya.

“Yang jelas, job fair merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan sesuai keterampilkan dan keahliannya,” terangnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) terendah di Jawa timur dari 2021 hingga 2023, tetapi Pemerintah Kabupaten Sumenep tetap berusaha menurunkan angkanya.

“Pemerintah daerah dengan dukungan masyarakat bertekad melakukan penurunan angka pengangguran dengan perluasan kesempatan kerja,” tandas Bupati.

Sementara Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Sumenep Heru Santoso menyatakan, perusahaan yang mengikuti Job Fair 2024 sebanyak 33 perusahaan, terdiri Kabupaten Sumenep 22 perusahaan dan luar daerah sebanyak 11 perusahaan.

Puluhan perusahaan itu membuka 8.431 lowongan kerja, meliputi bidang kesehatan, jasa, restoran, distributor, perkebunan, barista dan lainnya.

“Kami memfasilitasi pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan sesuai pengetahuan, keterampilan, bakat dan minat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pemerintah Terapkan Batas Usia Minimum Platform Digital, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi
Mulai April 2026, ASN Sumenep Wajib Non-BBM Setiap Hari Jumat
Program Bike to Work Pemkab Probolinggo Diperkuat di Tengah Efisiensi BBM
Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang
Larasati 2026 Hidupkan Ruang Publik dan Gairahkan Ekonomi Kreatif Kota Probolinggo
Gerakan Indonesia Asri 2026, Wali Kota Probolinggo Pimpin Kerja Bakti Massal di Kawasan Pasar
Pemkot Surabaya Terbitkan SE Antisipasi Urbanisasi Pasca Lebaran 2026
Presiden Prabowo Dorong Percepatan Program Waste to Energy di Kota Besar

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:00 WIB

Pemerintah Terapkan Batas Usia Minimum Platform Digital, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:44 WIB

Mulai April 2026, ASN Sumenep Wajib Non-BBM Setiap Hari Jumat

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:51 WIB

Program Bike to Work Pemkab Probolinggo Diperkuat di Tengah Efisiensi BBM

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:50 WIB

Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:54 WIB

Gerakan Indonesia Asri 2026, Wali Kota Probolinggo Pimpin Kerja Bakti Massal di Kawasan Pasar

Berita Terbaru

Surat Edaran Bupati Sumenep Nomor 17 Tahun 2026 tentang penghematan BBM yang mewajibkan ASN menggunakan transportasi non-BBM setiap hari Jumat.

Pemerintahan

Mulai April 2026, ASN Sumenep Wajib Non-BBM Setiap Hari Jumat

Sabtu, 28 Mar 2026 - 12:44 WIB