Ciptakan Suasana Aman Menjelang Pilkada, TNI-Polri Musnahkan Miras Di Desa Tikong

Sabtu, 7 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TNI-Polri Musnahkan Miras Di Desa Tikong

TNI-Polri Musnahkan Miras Di Desa Tikong

SULA, detikkota.com – Puluhan Botol Minuman Keras (Miras) jenis Cap Tikus alias Sopi, kembali dimusnahkan oleh dua InstansI Bina Desa yakni Serda Iswendi Nuhtar (Babinsa), Anggota Koramil 1510-02, juga anggota Kodim 1510/Sanana, beserta Briptu Sangkala La Rau (Bhabinkamtibmas) dari satuan Polsek Taliabu Barat/Polres Sula, pada Sabtu (7/11/2020).

Minuman tanpa segel yang dikemas dalam sampah Air Mineral tersebut ditemukan dari kerja sama dua instansi tersebut disalah satu rumah warga saat melakukan giat razia miras didesa Tikong, Kecamatan Taliabu Utara siang tadi

Kepada Media ini, Serda Iswendi menjelaskan pemusnahan puluhan botol miras dilakukan demi mencegah terjadinya keributan bahkan kekacauan khususnya diwilayah tersebut dalam menghadapi momentum pemilukada Pulau Taliabu saat ini

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena saat ini masyarakat sedang dihadapkan dengan pesta demokrasi, maka razia miras yang kita lakukan adalah untuk menciptakan suasana aman dan tertib agar momentum ini berjalan dengan baik,” jelas Serda Iswendi.

Tidak sampai disitu saja, Iswendi yang sebelumnya juga telah memusnahkan puluhan botol miras jenis yang sama di desa Nunca kembali menegaskan bahwa demi terjaganya iklim yang kondusif dibeberapa desa binaanya, maka dirinya akan terus merazia sejumlah tempat, khususnya dirumah-rumah warga penyedia minuman tanpa Badan POM itu untuk diminimalisir keberadaannya.

“Karena minuman keras adalah pemicu terjadinya berbagai masalah, khususnya Cap Tikus dengan kadar alkohol yang sangat tinggi, maka kami akan terus melakukan Razia dan penyisiran disejumlah tempat yang terindikasi menyediakan minuman keras dan kami akan musnahkan,” kecamnya. (D/Red)

Berita Terkait

Darurat BBM di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu dan Stok Nihil, Sekolah Lumpuh Nelayan Tak Melaut
Arus Balik Tol Trans Jawa Kondusif, 2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta
Puncak Arus Balik Lebaran, Pelabuhan Ketapang Dipadati Kendaraan
Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang
Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi
Pencairan Dana Dipersoalkan, Anggota Arisan Get di Sumenep Keluhkan Kurangnya Transparansi
Pemerintah Kaji WFH Sehari dalam Sepekan, Sejumlah Sektor Berpotensi Dikecualikan
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:26 WIB

Darurat BBM di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu dan Stok Nihil, Sekolah Lumpuh Nelayan Tak Melaut

Senin, 30 Maret 2026 - 11:15 WIB

Arus Balik Tol Trans Jawa Kondusif, 2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:30 WIB

Puncak Arus Balik Lebaran, Pelabuhan Ketapang Dipadati Kendaraan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:50 WIB

Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:08 WIB

Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi

Berita Terbaru