Dalam Kunjungannya ke Sumenep, Mensos RI Beri Bantuan pada Balita Terlahir Tanpa Anus

Minggu, 29 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Bayi asal Pulau Kangean Sumenep, yang terlahir tanpa anus, akhirnya dapat bantuan pengobatan dari Menteri Sosial Tri Rismaharini saat melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Sumenep pada Minggu (29/01/2023).

Balita tersebut bernama Assyifa Aulia Susanti (2), merupakan anak pertama dari keluarga pasangan Susi Susanti (30), dan Iwan Supianto (29), asal Desa Kangayan, Kecamatan Kangean, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Dalam kunjungannya, Mensos Risma menyerahkan bantuan ATENSI senilai Rp 12.350.000 dan bantuan donasi kitabisa.com senilai Rp 70.612.300.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Atas nama Pemerintah saya ucapkan terimakasih kepada para dermawan dan orang-orang baik juga kepada kitabisa.com yang sudah membantu atas kesembuhan Assyifa Aulia Susanti,” ucap Mensos RI, usai berikan bantuan di Kedai HK, yang didampingi langsung oleh Bupati Achmad Fauzi dan Sekda, serta sejumlah kepala Dinkes dan Dinsos.

Risma menuturkan, untuk penyembuhan penyakit yang dideritanya, Assyifa juga telah mendapat dukungan bantuan dari kepesertaan Bantuan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

“Terima kasih kepada rekan-rekan media, maupun media sosial yang telah menginformasikannya ada berita tentang adik Assyifa,” paparnya.

Bahkan bukan hanya sekarang kata Mantan Wali Kota Surabaya ini, pihaknya memberikan bantuan penanganan atas kesembuhan Syifa sudah dilakukan sejak Agustus 2022 lalu. Mulai dari pendampingan saat pengobatan dan saat dilakukan operasi.

“Selama ini sudah dilakukan 2 kali operasi. Lalu akan dilakukan operasi lagi nanti di bulan Maret 2023. Semoga proses berjalan baik agar Syifa tidak lagi mengalami gangguan pada pencernaannya,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Mensos Risma telah melakukan tindak lanjut terhadap kondisi medis yang dialami Assyifa yakni, dengan membawa Assyifa berobat dan opname ke RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep untuk dirujuk ke RSUD dr. Soetomo Surabaya.

“Saat ini kami sedang Mempersiapkan kelengkapan administrasi dan persyaratan untuk pelaksanaan operasi di RSUD dr. Soetomo Surabaya,” katanya.

Untuk diketahui, bantuan ATENSI yang diserahkan Kemensos berupa uang tunai sebesar Rp 5 juta, bantuan kewirausahaan untuk toko kelontong sebesar Rp 4,35 juta dan bantuan sembako, bantuan perlengkapan sehari-hari, bantuan nutrisi, pakaian, mainan, dan lain-lain sebesar Rp 3 juta.

Kemudian bantuan ATENSI berupa paket nutrisi dan alat kebersihan diri, pakaian, boneka, dan biaya operasional sebesar Rp 5 juta selama pelaksanaan operasi di RSUD dr. Soetomo Surabaya. (Md/red)

Berita Terkait

KOPRI PMII Sumenep Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
KNPI Sumenep Periode Baru Usung Semangat Kolaborasi dan Nasionalisme
BMKG Pantau Bibit Siklon Tropis 96W di Timur Indonesia, Picu Gelombang Tinggi
Sekda Sumenep Minta KORPRI Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Birokrasi Digital
Wabup Sumenep Tekankan Muskab KORPRI Jadi Momentum Perkuat Profesionalisme ASN
Disnaker Kabupaten Probolinggo Gelar Pelatihan Pengolahan Hasil Pertanian untuk Generasi Muda
Bupati Ipuk dan Tokoh Lintas Agama Sambut Kedatangan Biksu Thudong di Banyuwangi
CV Bangkit Anugrah Jaya Kembali Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Tambang Pasir

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:16 WIB

KOPRI PMII Sumenep Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:18 WIB

KNPI Sumenep Periode Baru Usung Semangat Kolaborasi dan Nasionalisme

Rabu, 13 Mei 2026 - 05:23 WIB

BMKG Pantau Bibit Siklon Tropis 96W di Timur Indonesia, Picu Gelombang Tinggi

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:32 WIB

Sekda Sumenep Minta KORPRI Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Birokrasi Digital

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:00 WIB

Wabup Sumenep Tekankan Muskab KORPRI Jadi Momentum Perkuat Profesionalisme ASN

Berita Terbaru