Dana Bos di SD Negeri 4 Sarongan Kepala Sekolah Akui Anggaran di Alih Fungsikan

Jumat, 16 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yateman, Kepala Sekolah SD Negeri 4 Sarongan

Yateman, Kepala Sekolah SD Negeri 4 Sarongan

BANYUWANGI, detikkota.com – Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dalam pengelolaanya sudah di atur oleh pemerintah dan tidak boleh dilanggar oleh lembaga pendidikan, nyatanya tidak di gubris oleh salah satu sekolah yang ada di Desa Sarongan Kecamatan Pesanggaran. Tepatnya di SD Negeri 4 Sarongan Desa Sarongan Kecamatan Pesanggaran.

Diduga dengan sengaja Kepala Sekolah salah satu SD Negeri yang terletak di ujung selatan Kabupaten Banyuwangi tersebut, mempermainkan serta mengalihfungsikan Dana Bos (Bantuan Operasional Sekolah).

Yateman selaku Kepala Sekolah saat di konfirmasi Rabu (14/10) oleh beberapa media di ruang kantornya mengakui kalau Dana Bos (Bantuan Operasional Sekolah) yang ada di sekolahnya memang ada yang di alih fungsikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya mengakui kalau Dana Bos di sekolah saya memang ada yang kita alih fungsikan,Tapi ya tidak semua,” ucap singkat Yateman, Jumat (16/10/2020).

Yateman beralasan, kalau dana Bos yang di alih fungsikan tersebut bukan untuk dirinya sendiri akan tetapi juga untuk kepentingan sekolah.

Menurut Yateman, ada kebutuhan sekolah yang harus dibiayai namun tidak ada anggaran dari pemerintah, sehingga, dirinya bersama dengan bendera sekolah berani mengambil anggaran yang bersumber dari Bos, guna untuk mencukupi kebutuhan sekolah.

Sayangnya, ketika Yateman di mintai penjelasan untuk kepentingan Sekolah yang bagaimana hingga sampai memakai Dana Bos Namun Kasek SD Negeri 4 Sarongan tersebut hanya diam dan tidak memberikan jawaban. (ari)

Berita Terkait

DitresSiber Polda Jatim Buka Hotline Pengaduan Penipuan Online Jaringan Internasional
Liliane Foundation Belanda Dukung Banyuwangi Perkuat Program Inklusi Disabilitas
Job Fair Sumenep 2026 Sediakan 3.141 Lowongan, Pemkab Dorong Serapan Tenaga Kerja Lokal
KNPI Sumenep dan Kapolresta Bahas Galian C hingga Rokok Ilegal
HUT PMI ke-81, PMR SMKN 1 Kalianget Gelar Donor Darah dan Kumpulkan 26 Kantong
IAWP 2026 Bahas Perdagangan Orang, Polwan Indonesia Perkuat Jejaring Internasional
UCI Apresiasi BIG Downhill Banyuwangi, Kualitas Lintasan Gantasan Bike Park Jadi Sorotan
Buruan Polisi, DPO Kasus Penganiayaan di Batuputih Akhirnya Diamankan

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 11:12 WIB

DitresSiber Polda Jatim Buka Hotline Pengaduan Penipuan Online Jaringan Internasional

Rabu, 23 September 2026 - 23:38 WIB

Liliane Foundation Belanda Dukung Banyuwangi Perkuat Program Inklusi Disabilitas

Rabu, 23 September 2026 - 23:29 WIB

Job Fair Sumenep 2026 Sediakan 3.141 Lowongan, Pemkab Dorong Serapan Tenaga Kerja Lokal

Selasa, 22 September 2026 - 18:21 WIB

KNPI Sumenep dan Kapolresta Bahas Galian C hingga Rokok Ilegal

Selasa, 22 September 2026 - 12:56 WIB

HUT PMI ke-81, PMR SMKN 1 Kalianget Gelar Donor Darah dan Kumpulkan 26 Kantong

Berita Terbaru

Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim saat menerima/menyampaikan capaian tiga penghargaan Juara 1 Syariah Award Jawa Timur.

Lifestyle

Pemkab Sumenep Raih Tiga Juara 1 Syariah Award Jawa Timur

Senin, 28 Sep 2026 - 09:43 WIB

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersepeda sekaligus meninjau aktivitas CFD Purwoharjo yang diramaikan sekitar 500 pelaku UMKM, Minggu (27/9/2026).

Olah Raga

CFD Purwoharjo Banyuwangi Jadi Sentra Kuliner, Libatkan 500 UMKM

Minggu, 27 Sep 2026 - 17:26 WIB