Dana Keolahragaan Turun, KONI Sumenep: Itu Dana Reguler Cabor dan Kepesertaan Porpov

Jumat, 10 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Dana hibah keolahragaan di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, akhirnya cair. Dana tersebut sempat menimbulkan kecemasan sejumlah pengurus cabang olah raga (cabor) karena tak kunjung turun. Padahal, sejumlah cabor harus melakukan persiapan dan latihan bagi para atletnya yang akan diberangkatkan pada Porprov 2023.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumenep, Sutan Hadi Cahyadi mengatakan, dana sebesar Rp 3,3 miliar itu diperuntukkan sebagai dana hibah regular ke cabor-cabor sebesar Rp 2 milyar selama 1 tahun.

“Kemudian Rp 1,3 milyar lainnya, untuk persiapan dan pemberangkatan kontingen Porprov 2023,” katanya, Jumat (10/3/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, besaran dana reguler untuk masing-masing cabor variatif, disesuaikan dengan kebutuhan. Biasanya, dana itu digunakan untuk latihan dan pembinaan atlet di masing-masing cabor.

“Nanti, pengurus cabor dipersilahkan mengajukan proposal ke KONI sesuai kebutuhan. Kami sesuaikan dengan dana yang ada,” jelasnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan mengumpulkan para pengurus cabor terkait dana hibah tersebut, demi keterbukaan dan kejelasan.

“Supaya jelas dan tidak salah paham terkait mekanisme pencairan dana hibah ke masing-masing cabor,” tuturnya.

Sementara dana untuk keikutsertaan Porprov 2023 sebesar Rp 1,3 milyar, akan digunakan untuk pelaksanaan Puslatkab bagi atlet yang dikirim, serta untuk pemberangkatan kontingen Sumenep ke Porprov.

“Anggaran untuk Porprov tahun ini jauh di bawah anggaran Porprov tahun lalu. Berkurangnya sampai 50 persen. Karena itu, kami benar-benar harus mengatur anggaran Porprov ini sebijaksana mungkin,” pungkasnya.(red)

Berita Terkait

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN
Tantangan 2026, Wabup Sumenep Tekankan Budaya Kerja Modern ASN
Wabup Sumenep Tekankan Program Kerja ASN Harus Terukur dan Berdampak bagi Masyarakat
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:13 WIB

Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Senin, 5 Januari 2026 - 14:37 WIB

Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN

Berita Terbaru

Bupati Lumajang Indah Amperawati foto bersama saat menghadiri pengukuhan pengurus DPC PKDI Kabupaten Lumajang periode 2025–2030 di Pendopo Suhanto Agro, Kecamatan Sukodono, Rabu (7/1/2026).

Pemerintahan

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Rabu, 7 Jan 2026 - 16:24 WIB