Diduga Sakit Satpam Mall BG Junction Tewas Tertelungkup

Kamis, 19 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Sekitar Mall BG Junction mendadak ramai sekitar pukul 06.38 WIB. Pasalnya, ditempat itu diketahui ada salah satu Satpam yang ditemukan tewas mendadak.

Satpam Mall di Jalan Bubutan bernama, Andik Susanto (41), warga Jalan Cempedak, Kelurahan Taman, Madiun. Dia ditemukan tewas ditemukan tewas di area parkir, Kamis (19/11/2020).

Kali pertama jenazahnya ditemukan rekannya, Johan Agus Sulaiman (32), warga Dusun Gerdu, Tambak Rejo, Kecamatan Tongas, Probolinggo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saksi Johan yang patroli melakukan pengecekan ulang di area parkir, menemukan korban dalam keadaan telungkup dan sudah tak bernyawa.

“Korban saat itu dalam posisi tertelungkup, ketika dibangunkan juga tidak ada respons,” jelas saksi Johan.

Sebelumnya, diketahui korban masih terlihat di CCTV sedang mengecek area parkir belakang mall. Johan akhirnya melaporkan ke pihak kordinator Satpam untuk meminta bantuan dan diteruskan ke Mapolsek Bubutan.

Terpisah, AKP Olloan Manulang Kanit Reskrim Polsek Bubutan membenarkan adanya laporan Satpam mall yang meninggal.

Saat diidentifikasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Ada kemungkinan penyebab meninggalnya karena sakit yang diderita oleh Satpam BG Junction tersebut,” sebut Olloan.

Setelah diidentifikasi oleh pihak medis, jenazahnya korban dibawa ke RSUD dr Soetomo guna divisum jenazah. (redho)

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah
Aksi Solidaritas di Polres Sumenep Desak Keadilan bagi Korban Pencabulan Anak

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:41 WIB

Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:38 WIB

Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terbaru

Bupati Lumajang Indah Amperawati foto bersama saat menghadiri pengukuhan pengurus DPC PKDI Kabupaten Lumajang periode 2025–2030 di Pendopo Suhanto Agro, Kecamatan Sukodono, Rabu (7/1/2026).

Pemerintahan

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Rabu, 7 Jan 2026 - 16:24 WIB