Ditinggal Penghuni, Polindes Hingga Dapur Jadi Arang

Rabu, 7 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi yang ada di lokasi kejadian

Kondisi yang ada di lokasi kejadian

PAMEKASAN, detikkota.com – Akibat ditinggal penghuni, dapur dan Polindes di Desa Buddih, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan alami kebakaran.

Terlihat, dari kondisi yang ada di lokasi kejadian, dapur jadi arang sementara alat-alat kesehatan yang ada di Polindes juga ikut terbakar.

Budi Cahyono, Kasi Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan menyampaikan, kronologinya diawali saat sekira pukul 09.00 Wib, penghuni diduga melakukan pembakaran sampah di sekitar dapur dan ditinggal untuk pergi ke kantor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena angin, bara api menjalar ke dapur dan membakar dinding dapur yang terbuat dari bilik bambu,” katanya, Rabu (7/10/2020).

Menurutnya, BPBD bersama Damkar, Babinsa, Aparat Desa dan sejumlah masyarakat juga ikut membantu melakukan pemadaman dan pembasahan.

“Alhamdulillah, tidak sampai satu jam api sudah bisa padam, setelah itu dilakukan pendinginan,” jelasnya.

Sementara Misyanto, Kasi Pengendalian dan Operasi Damkar Pamekasan menambahkan, sebelumnya api juga sempat menyambar tabung gas yang ada di dalam dapur.

Namun hal itu kata Dia tidak sampai menimbulkan korban jiwa, hanya saja kerugian materiil.

“Kerugian ditaksir berkisar Rp.35 juta, dengan rincian berbagai macam alat-alat kesehatan. Untuk korban luka-luka, korban jiwa nihil,” pungkasnya. (Fauzi)

Berita Terkait

Darurat BBM di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu dan Stok Nihil, Sekolah Lumpuh Nelayan Tak Melaut
Arus Balik Tol Trans Jawa Kondusif, 2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta
Puncak Arus Balik Lebaran, Pelabuhan Ketapang Dipadati Kendaraan
Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang
Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi
Pencairan Dana Dipersoalkan, Anggota Arisan Get di Sumenep Keluhkan Kurangnya Transparansi
Pemerintah Kaji WFH Sehari dalam Sepekan, Sejumlah Sektor Berpotensi Dikecualikan
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:26 WIB

Darurat BBM di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu dan Stok Nihil, Sekolah Lumpuh Nelayan Tak Melaut

Senin, 30 Maret 2026 - 11:15 WIB

Arus Balik Tol Trans Jawa Kondusif, 2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:30 WIB

Puncak Arus Balik Lebaran, Pelabuhan Ketapang Dipadati Kendaraan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:50 WIB

Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:08 WIB

Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi

Berita Terbaru