Hadapi Musim Kemarau, Penyuluh Pertanian Kecamatan Pragaan Minta Warga Mencari Sumber Mata Air

Senin, 20 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Pragaan Nur Hasan meminta warga petani untuk selalu mencari sumber mata air bidang pertanian agar dapat mengairi lahan pertaniannya menghadapi musim kemarau.

Pada bulan Mei 2024 sebagai awal musim kemarau, untuk itu ia menghimbau kepada para petani yang kurang air segera mencari sumber mata air.

“Yang tidak ada air, sebaiknya mencari solusi lain, karena cuaca saat ini ekstrem dampak elnino dan lain-lain,” ucapnya pada Apel Pagi, di Halaman Kantor Kecamatan Pragaan, mengutip sumenepkab.go.id, Senin (20/05/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Nur Hasan, El-Nino adalah sebuah fenomena cuaca yang terjadi akibat peningkatan suhu permukaan air di Samudra Pasifik Tengah dan Timur yang menjadi lebih hangat dari biasanya.

“Fenomena alami ini menyebabkan perubahan pola cuaca global, yang berdampak signifikan pada iklim di berbagai wilayah di dunia, termasuk di Indonesia,” jelasnya.

Hasan menyebutkan, bahwa solusi informasi bidang pertanian ke depan akan diinformasikan melalui 7 (tujuh) penyuluh yang ada di Kecamatan Pragaan untuk cuaca ekstrem tersebut.

Dosen Universitas Annuqayah ini menyatakan, bahwa warga petani yang masuk kelompok tani di Kecamatan Pragaan masih 60 persen.

“40 persen belum masuk, sehingga bisa tidak menerima pupuk. Maka kami harapkan bergabung ke kelompok tani terdekat. Berikan KTP-nya untuk mendapatkan pupuk,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang
Larasati 2026 Hidupkan Ruang Publik dan Gairahkan Ekonomi Kreatif Kota Probolinggo
Polemik Arisan Get di Sumenep Berakhir Damai, Admin Sebut Hanya Miskomunikasi
Banjir Masih Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan, Ribuan Warga Terdampak
Lomba Kapal Tradisional Perkuat Identitas Maritim Kepulauan Seribu Utara
Hilang Sejak Dilaporkan, Nur Faidah Masih Dalam Pencarian
Dandim 0827/Sumenep Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan Gantung di Dua Desa
Antisipasi Kelangkaan, Probolinggo Perkuat Stok LPG Hingga H+6 Lebaran

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:50 WIB

Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:48 WIB

Larasati 2026 Hidupkan Ruang Publik dan Gairahkan Ekonomi Kreatif Kota Probolinggo

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:52 WIB

Banjir Masih Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan, Ribuan Warga Terdampak

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:55 WIB

Lomba Kapal Tradisional Perkuat Identitas Maritim Kepulauan Seribu Utara

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:44 WIB

Hilang Sejak Dilaporkan, Nur Faidah Masih Dalam Pencarian

Berita Terbaru

Surat Edaran Bupati Sumenep Nomor 17 Tahun 2026 tentang penghematan BBM yang mewajibkan ASN menggunakan transportasi non-BBM setiap hari Jumat.

Pemerintahan

Mulai April 2026, ASN Sumenep Wajib Non-BBM Setiap Hari Jumat

Sabtu, 28 Mar 2026 - 12:44 WIB