Harga Beras Masih Tinggi, Begini Penjelasan Diskop UKM Perindag Sumenep

Selasa, 12 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah seorang pedagang beras di Pasar Anom, Kec. Kota, Kab. Sumenep.

Salah seorang pedagang beras di Pasar Anom, Kec. Kota, Kab. Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur untuk menekan tingginya harga beras di pasaran butuh lebih ekstra. Terbukti, pekan ini harga komoditas tersebut kian melambung, baik beras kualitas premium maupun medium.

Harga beras kualitas premium jenis bengawan saat ini mencapai Rp13,4 ribu per kilogram. Padahal pekan lalu masih Rp13,2 ribu per kilogram. Sementara harga beras kualitas medium Rp12,5 ribu per kilogram. Naik Rp500 dibanding pekan lalu yang masih dibandrol Rp12 ribu per kilogram.

“Harga beras memang naik sejak beberapa minggu lalu. Ini bukan hanya terjadi di Sumenep, tapi merata di beberapa daerah lain,” jelas Idham Halil, Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kabupaten Sumenep, Selasa (12/9/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, penyebabnya naiknya harga beras disebabkan oleh kemarau panjang sehingga banyak petani yang gagal panen karena kekurangan air.

Selain beras, komoditas lain yang mengalami kenaikan harga adalah minyak goreng curah dari Rp15 ribu menjadi Rp16 ribu per kilogram.

“Untuk minyak goreng kemasan harganya stabil. Kemasan 1 liter Rp19 ribu dan kemasan 2 liter Rp38 ribu,” imbuhnya.

Sementara harga komoditas lain yang stabil yaitu gula pasir dalam negeri, tetap Rp14 ribu per kilogram, cabai rawit Rp20 ribu per kilogram.
“Komoditas bawang, pekan ini harganya juga stabil, baik bawang merah maupun bawang putih. Masing-masing Rp20 ribu dan Rp33 ribu per kilogram,” papar Idham.

Meski demikian, ada beberapa komoditas yang harganya turun. Misal cabai merah besar yang pekan lalu diharga Rp30 ribu, turun menjadi Rp28 ribu dan saat turun  lagi menjadi Rp25 ribu per kilogram.

Berita Terkait

Bupati Sumenep Instruksikan ASN Baca Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali
Wabup Sumenep Tekankan Disiplin ASN dalam Menjalankan Tugas
Pemkab Sumenep Wajibkan ASN dan Non-ASN Kenakan Pakaian Santri pada 19–22 Oktober 2026
Prabowo Panggil Bahlil, Evaluasi Gangguan Listrik dan Pastikan Stok BBM Nasional Aman
BPRS Bhakti Sumekar Raih Sharia Award 2026, Hairil Fajar Targetkan Peningkatan Layanan
KKKS Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Usaha Produktif untuk Keluarga ODGJ
Pejabat Pemkab Banyuwangi Jalani Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance Narkoba
Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:37 WIB

Bupati Sumenep Instruksikan ASN Baca Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Wabup Sumenep Tekankan Disiplin ASN dalam Menjalankan Tugas

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Pemkab Sumenep Wajibkan ASN dan Non-ASN Kenakan Pakaian Santri pada 19–22 Oktober 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Prabowo Panggil Bahlil, Evaluasi Gangguan Listrik dan Pastikan Stok BBM Nasional Aman

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:05 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Raih Sharia Award 2026, Hairil Fajar Targetkan Peningkatan Layanan

Berita Terbaru