Harga Cabai Jamu di Sumenep Stabil

Senin, 1 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Memasuki musim kemarau, petani cabai jamu di Dusun Bicabbi, Desa Pakandangan Barat, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, tetap tenang sebab permintaan dan harga masih dalam kondisi normal.

Sebulan terakhir harga cabai jamu atau cabai jawa masih cenderung stabil. Tanaman ini di tingkat petani masih diharga sekitar Rp 70 ribu per kilogram.

“Harga sekitar 70 ribu perkilonya,” kata Ma’rup (45), salah satu pengepul cabai jamu atau cabe jawa, Senin (01/04/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Cabai jamu biasanya digunakan bahan tambahan obat tradisional. Dibeberapa negara Timur Tengah cabai jamu dibuat untuk masakan. Sehingga permintaan cabai jamu masih terbilang banyak, terutama di luar negeri.

“Permintaan kebanyakan dari luar negeri. Barangnya dikirim dulu ke pengekspor di Surabaya,” imbuhnya.

Nawi (49), Dusun Tegal, Desa Pakandagan Barat, Kecamatan Bluto, mengatakan hampir semua berhasil panen tanaman cabai jamu di wilayah Kabupaten Sumenep masih bisa dimanfaatkan.

Cabai jamu itu tanaman merambat yang bisa ditanam di lingkungan yang ekstrem sekalipun. Tanaman ini juga biasa tumbuh di halaman rumah.

“Tanaman ini bisa tumbuh subur tanpa bantuan pupuk maupun pestisida kimia,” ujarnya.

Berita Terkait

Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp18.250 per Dolar AS, Sentimen Global dan Domestik Jadi Pemicu
Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar: Pancasila Adalah Fondasi Kepercayaan dan Keadilan dalam Membangun Ekonomi Bangsa
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon di Desa Kasengan
Bhabinkamtibmas Desa Torbang Dampingi Petani Panen Jagung Dukung Ketahanan Pangan
Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, dan BNI Terbaru Berlaku Mei 2026
Pelemahan Rupiah Diprediksi Picu Kenaikan Harga Sejumlah Barang Impor
Kopmen Wanita Potre Koneng Gelar Pasar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
BI Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, Dolar AS Tembus Rp17.500

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 11:39 WIB

Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp18.250 per Dolar AS, Sentimen Global dan Domestik Jadi Pemicu

Senin, 1 Juni 2026 - 10:11 WIB

Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar: Pancasila Adalah Fondasi Kepercayaan dan Keadilan dalam Membangun Ekonomi Bangsa

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:11 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon di Desa Kasengan

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:09 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Torbang Dampingi Petani Panen Jagung Dukung Ketahanan Pangan

Senin, 18 Mei 2026 - 07:19 WIB

Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, dan BNI Terbaru Berlaku Mei 2026

Berita Terbaru