Jelang Natal dan Tahun Baru Polda Jatim Gelar Operasi LiLin Semeru 2020

Selasa, 15 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Jatim Gelar Operasi LiLin Semeru 2020

Polda Jatim Gelar Operasi LiLin Semeru 2020

SURABAYA, detikkota.com – Libur Natal dan Pergantian malam tahun baru 2021, Polda Jatim akan mempersiapkan 8.889 Personil untuk pengamanan.

Nantinya, ribuan petugas akan melaksanakan Operasi Lilin Semeru 2020. Operasi ini akan dilaksanakan selama 12 hari mulai 21 Desember sampai 4 Januari 2021.

Ribuan personil itu terdiri dari Polri dari Polres jajaran dengan rincian, 7.859 polres jajaran serta didukung juga dari TNI sebanyak 1.420 personil, dan dari Pemda sebanyak 2.003 personil. Dan ditambah lagi dari dinas terkait mulai dari Satpol-PP, Linmas, BPBD, dan juga Pramuka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Brigjen Pol Drs. Slamet Hadi Supraptoyo, Wakapolda Jatim menyampaikan, bahwa di tahun 2020 ini Petugas akan dihadapkan dengan dua kegiatan masyarakat.

Pertama yakni Libur Natal dan Pergantian malam tahun baru 2021. Sehingga dua kegiatan ini menjadi perhatian serius bagi semua untuk menciptakan Kantibmas yang kondusif. Sehingga masyarakat bisa merayakan dua kegiatan tersebut dengan lancar, aman dan damai.

“Kita akan dihadapkan dengan dua kegiatan masyarakat, yakni Libur Natal dan Malam Tahun Baru 2021. Sehingga dua kegiatan ini menjadi fokus kita semua untuk menciptakan Kantibmas aman dan kondusif,” jelas Wakapolda Jatim, Selasa (15/12/2020).

Jawa Timur saat ini masih dihadapkan dengan Pandemi Covid-19. Sebagai upaya dalam menekan angka penyebaran Covid-19, maka pemerintah mengurangi cuti libur natal dan tahun baru.

Dengan kebijakan pemerintah tersebut kita semua akan giatkan operasi Yustisi serta sosialisasi kepada masyarakat. Untuk Stay at home atau merayakan tahun baru di rumah saja.

“Dengan kondisi Pandemi Covid-19, pemerintah mengurangi libur cuti natal dan tahun baru. Dan menghimbau kepada masyarakat untuk merayakan pergantian tahun di rumah saja,” tambahnya.

Selain itu di cuti natal dan tahun baru 2021, potensi kerawanan yang perlu diantisipasi bersama sama saat perayaan natal dan tahun baru 2021 yakni, aktifitas kelompok teroris.

Selain itu juga aktifitas kelompok radikal juga menjadi fokus Petugas gabungan. Kerawanan lain di awal tahun bulan Januari, memasuki musim penghujan sehingga perlu juga mengantisipasi adanya bencana di sejumlah daerah di Jawa Timur.

Semua Stake Holder baik Pemda, TNI dan juga Polri, harus mewaspadai pergerakan Radikalisme saat natal dan tahun baru nanti. Sehingga, masyarakat yang merayakan natal dan pergantian tahun bisa merasa aman dan nyaman. (Redho)

Berita Terkait

BMKG Prediksi 11 Daerah di Jatim Diguyur Hujan Lebat
Jamaah Haji Asal Probolinggo Meninggal Dunia di Tanah Suci
Menko Zulhas Pastikan Distribusi Pupuk Lancar dan Harga Gabah Stabil di Banyuwangi
Menko Pangan Siapkan Skema Penyerapan Ikan Nelayan Banyuwangi untuk Program MBG
KOPRI PMII Sumenep Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
KNPI Sumenep Periode Baru Usung Semangat Kolaborasi dan Nasionalisme
BMKG Pantau Bibit Siklon Tropis 96W di Timur Indonesia, Picu Gelombang Tinggi
BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan di Sejumlah Wilayah Saat Musim Kemarau 2026

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 01:43 WIB

BMKG Prediksi 11 Daerah di Jatim Diguyur Hujan Lebat

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:10 WIB

Jamaah Haji Asal Probolinggo Meninggal Dunia di Tanah Suci

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:01 WIB

Menko Zulhas Pastikan Distribusi Pupuk Lancar dan Harga Gabah Stabil di Banyuwangi

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:59 WIB

Menko Pangan Siapkan Skema Penyerapan Ikan Nelayan Banyuwangi untuk Program MBG

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:16 WIB

KOPRI PMII Sumenep Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Berita Terbaru

Ilustrasi

News

BMKG Prediksi 11 Daerah di Jatim Diguyur Hujan Lebat

Minggu, 17 Mei 2026 - 01:43 WIB

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo saat memberikan keterangan terkait pengawasan ketat Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2026 di Kabupaten Sumenep.

Pemerintahan

Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:17 WIB