Kalapas Banyuwangi Tegaskan Layanan Integrasi kepada Warga Binaan Diberikan Tanpa Dipungut Biaya

Jumat, 14 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Banyuwangi, Mochamad Mukaffi, didampingi sejumlah pejabat struktural melakukan kontrol keliling blok untuk memastikan layanan integrasi kepada warga binaan diberikan secara gratis atau tanpa dipungut biaya, Kamis (13/2).

Hal itu dilakukan sebagai upaya transparansi dan komitmen Lapas Banyuwangi dalam memastikan pelayanan yang terbaik kepada warga binaan.

Dalam kontrol keliling itu, Mukaffi secara langsung berdialog dan menanyakan kepada warga binaan yang telah mengajukan layanan integrasi seperti cuti bersyarat, pembebasan bersyarat dan lain sebagainya mengenai prosedur yang telah dilakukan, apakah terdapat unsur biaya atau tidak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada praktik pungutan liar dalam proses pengurusan layanan integrasi ini. Semua layanan harus diberikan secara gratis kepada warga binaan yang telah memenuhi persyaratan,” ujarnya.

Mukaffi menegaskan bahwa warga binaan yang telah memenuhi syarat berhak menerima layanan integrasi tanpa dikenakan biaya apa pun.

“Layanan integrasi seperti pembebasan bersyarat, cuti bersyarat, dan cuti menjelang bebas adalah hak warga binaan yang telah memenuhi syarat. Tidak ada alasan bagi pihak mana pun untuk memungut biaya dalam proses ini,” tegasnya.

Untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas, Ia membuka ruang pengaduan bagi warga binaan yang menemukan adanya praktik pungutan liar. Pengaduan dapat disampaikan secara langsung kepada petugas atau melalui kotak pengaduan yang telah disediakan di masing-masing blok hunian.

“Kami serius menangani setiap pengaduan yang masuk. Jika ada pihak yang terbukti meminta biaya akan segera dilakukan tindakan tegas,” imbuhnya.

Selain memastikan layanan integrasi berjalan sesuai prosedur, kontrol keliling blok ini juga dilakukan untuk mengecek kondisi keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.

“Kami ingin memastikan bahwa lingkungan Lapas tetap kondusif agar warga binaan dapat menjalani masa pembinaan dengan tenang,” ucapnya.

Di akhir kunjungan, Pria asli Pulau Garam itu menghimbau agar seluruh warga binaan saling menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.

“Menjaga keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama. Hindari pelanggaran agar hak-hak kalian, termasuk layanan integrasi, dapat diberikan tanpa hambatan,” pesannya.

Berita Terkait

Polsek Sapeken Gagalkan Pengiriman Sabu Modus Kardus Air Mineral
Polda Jatim Bongkar Sindikat Penipuan Online Penjualan Mobil, 11 Pelaku Ditangkap
Direktur BIYC Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan Warga Banyuwangi
Buron ke Cirebon, Pelaku Asusila Anak Asal Lenteng Akhirnya Ditangkap
Mantan Karyawan Toko di Pamanukan Ditangkap Usai Curi Uang Rp50 Juta
Oknum PNS Kesbangpol Subang Terlibat Penipuan Proyek Fiktif Nasi Kotak, Kerugian Capai Rp15 Juta
Polres Sumenep Ungkap Kasus Curanmor di Tiga TKP
Keadilan Dipertanyakan! Kasus Pdt. Horas Picu Kecurigaan Publik

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:05 WIB

Polsek Sapeken Gagalkan Pengiriman Sabu Modus Kardus Air Mineral

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:12 WIB

Polda Jatim Bongkar Sindikat Penipuan Online Penjualan Mobil, 11 Pelaku Ditangkap

Senin, 11 Mei 2026 - 21:42 WIB

Direktur BIYC Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan Warga Banyuwangi

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:23 WIB

Buron ke Cirebon, Pelaku Asusila Anak Asal Lenteng Akhirnya Ditangkap

Kamis, 7 Mei 2026 - 03:15 WIB

Mantan Karyawan Toko di Pamanukan Ditangkap Usai Curi Uang Rp50 Juta

Berita Terbaru

Ilustrasi

News

BMKG Prediksi 11 Daerah di Jatim Diguyur Hujan Lebat

Minggu, 17 Mei 2026 - 01:43 WIB

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo saat memberikan keterangan terkait pengawasan ketat Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2026 di Kabupaten Sumenep.

Pemerintahan

Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:17 WIB