Musim Penghujan di Sumenep Diprediksi Mulai Desember 2023

Selasa, 21 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor BMKG Kalianget, Kabupaten Sumenep.

Kantor BMKG Kalianget, Kabupaten Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur memperkirakan musim penghujan di kabupaten paling timur di Pulau Madura itu akan terjadi pada Desember 2023, bisa pada dasarian 1 hingga dasarian 3.

“Saat ini masih belum bisa dikategorikan sebagai musim penghujan. Ini masih pancaroba atau peralihan. Kalaupun terjadi hujan seperti kemarin, intensitasnya sangat rendah,” kata Usman Khalid, Kepala BMKG Kalianget, Selasa (21/11/2023).

Menurutnya, musim penghujan tahun ini relatif mundur dibanding tahun-tahun sebelumnya akibat dari fenomena El Nino yang menyebabkan musim kemarau lebih panjang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau untuk puncak musim penghujan diperkirakan nanti pada Januari atau Februari 2024,” imbuhnya.

Usman menyatakan, pada musim pancaroba seperti saat ini mayarakat perlu mewaspadai cuaca ekstrem. Seperti potensi terjadinya angin kencang dan angin puting beliung di daerah-daerah rawan.

“Selain itu, waspadai petir dan hujan lebat berdurasi singkat yang sporadis, terutama di daerah-daerah yang setiap tahun terdampak,” lanjutnya.

Sementara pada saat musim hujan, lanjutnya, masyarakat harus mewaspadai potensi bencana banjir, tanah longsor dan pohon tumbang.

“Bencana-bencana alam seperti itu rawan terjadi pada musim hujan. Ini juga harus diwaspadai oleh masyarakat,” imbau Usman.

Berita Terkait

Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang
Banjir Masih Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan, Ribuan Warga Terdampak
Diduga Ledakan Mercon, Satu Rumah di Batuputih Rusak dan Dua Warga Luka
Batu Bara Tumpah ke Laut, Tongkang Terbalik di Wilayah Arjasa Sumenep
Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia
Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal
Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Kraksaan, Tegaskan Evaluasi Total
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Rubaru, Pemotor Asal Karangnangka Meninggal Dunia

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:50 WIB

Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:52 WIB

Banjir Masih Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan, Ribuan Warga Terdampak

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:39 WIB

Diduga Ledakan Mercon, Satu Rumah di Batuputih Rusak dan Dua Warga Luka

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:45 WIB

Batu Bara Tumpah ke Laut, Tongkang Terbalik di Wilayah Arjasa Sumenep

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:41 WIB

Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Surat Edaran Bupati Sumenep Nomor 17 Tahun 2026 tentang penghematan BBM yang mewajibkan ASN menggunakan transportasi non-BBM setiap hari Jumat.

Pemerintahan

Mulai April 2026, ASN Sumenep Wajib Non-BBM Setiap Hari Jumat

Sabtu, 28 Mar 2026 - 12:44 WIB