oleh

Oscar Atensikan Kasus Korupsi Gedung Dinkes dan Beras Oplosan Kepada Kasat Reskrim yang Baru

SUMENEP, detikkota.com – Memang terbilang begitu cepat bagi seorang perwira Polri yang mempunyai dedikasi tinggi terhadap penegakan hukum meninggalkan Kabupaten Sumenep.

 

AKP Oscar Stefanus Setjo, Kasat Reskrim Polres Sumenep ini baru mengemban tugas di Mapolres Sumenep sejak 23 Januari 2020 lalu.

Tercatat, AKP Oscar Stefanus Setjo, selama kurang lebih empat bulan menjalankan tugas Kasat Reskrim Polres Sumenep telah berhasil mengungkap mafia besar di ujung timur pulau Madura.

Pengungkapan kasus beras oplosan/program BPNT, merupakan salah satu perkara besar yang diungkapnya, dan bahkan yang di ajukan praperadilan oleh tersangka Latifah ini terhadap Polres Sumenep ditolak dalam putusan Pengadilan Negeri (PN) Sumenep, Senin (20/4/2020) lalu.

Juga tercatat, terkait pengungkapan kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada proyek pembangunan gedung Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep pada tahun 2014 lalu, yang mana Imam Mahmudi (tersangka) mengajukan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Sumenep.

Demikian hasil dari putusan hakim praperadilan mengetuk palu pada meja hijau dengan se adil-adilnya dan gugatan yang disampaikan pada saat praperadilan yang diajukan Imam Mahmudi semuanya ditolak.

Imam Mahmudi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Sumenep pada akhir Oktober 2019. Tersangka ini dinilai bertanggungjawab dalam proyek pembangunan Gedung Dinkes Sumenep dengan nilai kerugian negara senilai Rp 4 Miliar lewat APBD 2014.

Selain itu, masih banyak kasus yang berhasil diungkap oleh mantan Panit II Unit III Subdit V Ditreskrimsus Polda Jatim. Salah satunya seperti pembunuhan, judi online, pencurian dan cabul.

AKP Oscar Stefanus Setjo, Kasat Reskrim Polres Sumenep dirotasi dari jabatannya ke jabatan baru sebagai Danki 1 Dalmas Sipasdal Subditdalmas Ditsamapta Polda Jatim. Dan digantikan oleh AKP Dhany Rahadian Basuki pejabat baru Kasat Reskrim Polres Sumenep.

AKP Oscar Stefanus Setjo, sebagai orang yang pernah menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Sumenep dalam karirnya bertugas di Kabupaten berjuluk Kuda Terbang tentu mempunyai pesan dan kesan tersendiri.

“Saya sangat bersyukur selama karir saya, saya pernah menjabat jadi Kasat Reskrim Polres Sumenep. Ini pertama kali dalam karir saya menjabat di daerah yang memiliki kepulauan,” ungkap Oscar, Kamis (28/5/2020).

Di akuinya, memang betul Sumenep ini mempunyai karakteristik tersendiri, terbukti dengan banyaknya tantangan yang di hadapi, baik itu konflik di daratan dan di kepulauan.

Namun demikian, selama kurang lebih empat bulan berdinas di Sumenep, semua permasalahan kata Oscar dapat di atasi dengan baik.

“Disini saya juga belajar karakteristik suku Madura, yang mana nanti untuk menjadi bekal bagi saya kedepan bagaimana menghadapi orang-orang Madura,” terangnya.

Terakhir dia sampaikan, terkait beberapa kasus besar yang masih hingga saat ini belum tuntas, seperti Kasus Korupsi Gedung Dinkes tersangka Imam Mahmudi, kasus dugaan beras oplosan oleh tersangka Latifah, dan juga perkara-perkara lainnya.

“Saya sudah titipkan semuanya, dan apa-apa yang menjadi kendala dan apa-apa yang harus dilengkapi. Saya yakin itu semua akan di tuntaskan oleh Kasat yang baru,” tandasnya. (Md)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed