Parkir Liar di Depan Kantor Bank Jatim Sumenep Dapat Sorotan dan Kritik Publik

Rabu, 31 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Parkir Liar di Depan Kantor Bank Jatim Sumenep yang mendapat sorotan dan kritik publik.

Parkir Liar di Depan Kantor Bank Jatim Sumenep yang mendapat sorotan dan kritik publik.

SUMENEP, detikkota.com – Parkir liar di depan Kantor Bank Jatim, Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus menuai sorotan dan kritik pedas dari publik. Bahkan, diduga Bank Jatim Sumenep tidak memiliki lahan strategis untuk parkir bagi nasabahnya sendiri.

Meskipun sudah ada rambu-rambu dilarang parkir, pelanggar lalu lintas tetap mengabaikannya. Sejumlah mobil tampak memadati kawasan larangan parkir di depan Kantor Bank Jatim Sumenep. Saat media ini mencoba menghubungi pihak Bank Jatim, pimpinan bank selalu tidak ada di kantor.

Pemkab Sumenep seolah terus kecolongan dalam penertiban parkir liar di sejumlah ruas jalan di Kota Keris. Kepala Disperkimhub Sumenep, Yayak Nurwahyudi, melalui Koordinator Parkir, Moh. Hayat, mengatakan pihaknya masih belum memiliki kewenangan untuk menindak persoalan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk penindakan masih belum, kami masih menggodok raperda parkir agar nantinya bisa menindak dan menimbulkan efek jera,” kata Moh. Hayat pada Kamis (18/7/2024).

Moh. Hayat menambahkan bahwa saat ini penindakan dilakukan oleh Satlantas sebagai pihak berwenang. Ia juga menyoroti banyaknya usaha yang tidak menyediakan lahan parkir memadai sehingga menggunakan ruas jalan dan mengganggu pengguna jalan lain.

“Harusnya semua usaha baik toko, cafe, maupun rumah makan, dipersyaratkan untuk menyediakan lahan parkir yang memadai agar tidak menggunakan ruang manfaat jalan,” tegasnya.

Pemkab Sumenep berupaya mengatasi masalah ini melalui sosialisasi dan rekayasa lalu lintas. “Kami hanya bisa melakukan rekayasa lalu lintas dan mengajukan penambahan rambu-rambu,” ujarnya.

Kasatlantas Polres Sumenep, AKP Alimuddin Nasution, belum bisa dikonfirmasi terkait hal ini. Ketua BEM FH Unija Madura, Hendra Lesmana, memberikan kritik keras terhadap banyaknya parkir liar di Sumenep. Menurutnya, pengendara sering memarkir kendaraannya di dalam ruang manfaat jalan, terutama di depan tempat usaha seperti restoran dan swalayan.

Hendra menambahkan bahwa pemerintah setempat seolah mengabaikan polemik parkir liar ini, meskipun regulasi sudah jelas. “Kesadaran masyarakat penting untuk dibangun, tapi ketegasan pemerintah harus jadi pemicunya,” ungkapnya.

Berita Terkait

Kuasa Hukum H. Latib Tuduh Polres Pamekasan Kriminalisasi Kasus Perdata
Harlah ke-8 LBH Achmad Madani Jadi Momentum Penguatan Akses Keadilan di Sumenep
Wabup Sumenep Dorong Program HDDAP untuk Perkuat Hortikultura dan Kesejahteraan Petani
Pemkab Sumenep Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Lewat Pembentukan Satgas PPA Desa
Pemkot Surabaya Hapus Denda PBB-P2 Jelang HJKS ke-733
Bupati Lumajang Tekankan Literasi Keuangan sebagai Fondasi Stabilitas Ekonomi Daerah
Dinsos P3A Sumenep Perluas Jangkauan Satgas PPA Hingga Tingkat Desa
Pemkot Surabaya Tertibkan Data DTSEN 2025, Warga Belum Verifikasi Dibatasi Akses Layanan

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 00:53 WIB

Kuasa Hukum H. Latib Tuduh Polres Pamekasan Kriminalisasi Kasus Perdata

Kamis, 16 April 2026 - 19:52 WIB

Harlah ke-8 LBH Achmad Madani Jadi Momentum Penguatan Akses Keadilan di Sumenep

Kamis, 16 April 2026 - 17:24 WIB

Wabup Sumenep Dorong Program HDDAP untuk Perkuat Hortikultura dan Kesejahteraan Petani

Kamis, 16 April 2026 - 10:57 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Lewat Pembentukan Satgas PPA Desa

Kamis, 16 April 2026 - 10:53 WIB

Pemkot Surabaya Hapus Denda PBB-P2 Jelang HJKS ke-733

Berita Terbaru

Petugas Damkar Pamekasan saat melakukan pemadaman kebakaran mushola di Desa Kowel.

Peristiwa

Siang Hari, Mushola di Desa Kowel Pamekasan Dilalap Api

Sabtu, 18 Apr 2026 - 16:27 WIB

Inyoman Sudirman

Opini

Serapan Anggaran Melambat, Disparitas Membesar

Sabtu, 18 Apr 2026 - 13:40 WIB