Pasca Jemput Paksa Jenazah Covid-19 di RSI Kalianget, Polisi Lakukan Ini

Senin, 25 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Sebelumnya, viral sebuah video seorang pasien terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal dunia di Rumah Sakit Islam (RSI) Kalianget, Kabupaten Sumenep, dijemput paksa oleh keluarganya, Minggu (24/1/2021) kemarin. Penjemputan itu lantaran pihak keluarga tidak mau jenazah di kebumikan dengan protokol Covid-19.

Dalam video yang berdurasi 2.39 detik yang beredar di sejumlah media sosial itu, nampak pihak keluarga korban menangis histeris dan berteriak untuk membawa jenazah tersebut untuk di kebumikan secara umum. Bahkan, pihak keluarga juga sempat mengatakan bahwa jenazah tersebut sebelumnya menderita penyakit kencing manis (Diabetes).

Dalam peristiwa itu, pihak kepolisian sempat melakukan mediasi dengan pihak keluarga jenazah. “Kapolsek Kalianget beserta anggota melaksanakan mediasi dengan keluarga di RSI Kalianget,” kata AKP Widiarti S, Kasubbag Humas Polres Sumenep, Senin (25/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, sambung Widi, Kasat Sabhara melaksanakan pengamanan dan memberikan himbauan kepada warga Desa Nambakor untuk menjauhi lokasi pemakaman dan mematuhi protokol kesehatan.

Selain itu, pihak Polres Sumenep memintai keterangan saksi dari pihak RSI Kalianget. Selain itu pula Polres Sumenep terjun ke Balai Desa Nambakor Kecamatan Saronggi melakukan pendataan.

“Kabag Ops pimpin koordinasi pendataan pasca perebutan jenazah Covid-19 di Balai Desa Nambakor, dan pemeriksaan saksi dari pihak RSI Kalianget oleh Satreskrim Polres Sumenep. Serta penyemprotan disinfektan di rumah jenazah Covid-19,” pungkasnya. (Md)

Berita Terkait

70 Desa di Sumenep Terdampak Kekeringan, Pemprov Jatim Targetkan Pembangunan Sumur Bor pada 2027
Bupati Bangkalan Ajak Pelajar dan Masyarakat Budayakan Hidup Bersih Lewat Bangkalan Berse Onggu
R. Mochamad Daud Rizky F Dipercaya Pimpin Aryaniaga 74, Dorong Kolaborasi Bisnis dan Penguatan Ekonomi Alumni P2NK 74
Kapolresta Sumenep Ngopi Bareng Warga, Buka Ruang Aspirasi dan Perkuat Komunikasi
Proyek Jembatan Sukamukti Rp31,77 Miliar Disorot, Mutu Kwalitas Pekerjaan dan Pengawasan Dipertanyakan
Video Cekcok Viral, Pasien Meninggal: Roni Tagih Klarifikasi Manajemen BHC Sumenep
BELA PURWAKARTA APRESIASI BENNI IRWAN, ABADI DALAM SILATURAHMI
CLC Singapura Tertarik Pelajari Pengelolaan Air, Sampah, dan RTH Surabaya

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:38 WIB

70 Desa di Sumenep Terdampak Kekeringan, Pemprov Jatim Targetkan Pembangunan Sumur Bor pada 2027

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Bupati Bangkalan Ajak Pelajar dan Masyarakat Budayakan Hidup Bersih Lewat Bangkalan Berse Onggu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:45 WIB

R. Mochamad Daud Rizky F Dipercaya Pimpin Aryaniaga 74, Dorong Kolaborasi Bisnis dan Penguatan Ekonomi Alumni P2NK 74

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Kapolresta Sumenep Ngopi Bareng Warga, Buka Ruang Aspirasi dan Perkuat Komunikasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Proyek Jembatan Sukamukti Rp31,77 Miliar Disorot, Mutu Kwalitas Pekerjaan dan Pengawasan Dipertanyakan

Berita Terbaru