Pemkab Pamekasan Memutuskan Buka Kembali Area Eks Stasiun PJKA untuk PKL

Jumat, 9 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan saat rapat koordinasi PKL Eks PJKA Pamekasan.

Bupati Pamekasan saat rapat koordinasi PKL Eks PJKA Pamekasan.

PAMEKASAN, detikkota.com – Guna menyediakan tempat bagi pedagang kaki lima (PKL), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, memutuskan untuk membuka kembali area eks stasiun PJKA yang berada di Jalan Trunojoyo, Pamekasan.

Langkah tersebut diambil setelah digelar rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman, pada Selasa (06/05) di ruang Wahana Bina Praja lantai 2, Kabupaten Pamekasan.

Rapat tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Pamekasan, Sukriyanto, serta Sekretaris Daerah, Masrukin, yang bersama-sama membahas rencana pembukaan kembali lokasi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Kholilurrahman mengungkapkan bahwa keputusan untuk membuka kembali area tersebut telah disepakati dan akan segera direalisasikan dalam waktu dekat.

“Alhamdulillah, hari ini kita telah mengadakan rapat koordinasi yang membahas tentang pembukaan kembali area eks stasiun PJKA untuk PKL. Semua pihak yang hadir sudah menyetujui keputusan ini, dan kami berharap bisa segera membuka kembali area tersebut,” ujar Bupati KH. Kholilurrahman.

Bupati Pamekasan menambahkan bahwa proses penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dengan perwakilan PKL dijadwalkan pada Jumat, 9 Mei 2025. Dengan begitu, pada akhir pekan ini, diharapkan Sabtu atau Minggu, area tersebut sudah dapat diakses kembali oleh pedagang untuk berjualan.

“Insya Allah, Sabtu atau Minggu ini area eks PJKA sudah bisa dibuka kembali. Kami harap para PKL yang akan berjualan dapat mematuhi segala ketentuan yang telah disepakati bersama,” jelasnya.

Pembukaan kembali area eks PJKA ini diharapkan dapat meningkatkan aktivitas perekonomian di Pamekasan serta memberikan ruang yang lebih tertata bagi para PKL. Pemkab juga berencana untuk memberikan fasilitas penunjang yang dapat mendukung kenyamanan pedagang dan pengunjung, agar area tersebut menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk berjualan.

Berita Terkait

BI Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, Dolar AS Tembus Rp17.500
Sekda Sumenep Minta KORPRI Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Birokrasi Digital
Wabup Sumenep Tekankan Muskab KORPRI Jadi Momentum Perkuat Profesionalisme ASN
Disnaker Kabupaten Probolinggo Gelar Pelatihan Pengolahan Hasil Pertanian untuk Generasi Muda
Wajah Ekonomi Sumenep dari Pinggir Jalan Panglima Sudirman
Pemkab Sumenep Gelar JJS Hardiknas 2026, Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Rupiah Masih Tertekan Meski Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen
Surat Mengendap Hampir Tiga Bulan, BTN Sumenep Baru Buka Suara Soal KPR dan Perumahan

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:32 WIB

Sekda Sumenep Minta KORPRI Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Birokrasi Digital

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:00 WIB

Wabup Sumenep Tekankan Muskab KORPRI Jadi Momentum Perkuat Profesionalisme ASN

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:59 WIB

Disnaker Kabupaten Probolinggo Gelar Pelatihan Pengolahan Hasil Pertanian untuk Generasi Muda

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:06 WIB

Wajah Ekonomi Sumenep dari Pinggir Jalan Panglima Sudirman

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:42 WIB

Pemkab Sumenep Gelar JJS Hardiknas 2026, Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat

Berita Terbaru