Pemkab Sumenep Anggarkan 7,5 Miliar Hibah Untuk Kelembagaan

Senin, 20 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) menganggarkan dana hibah kelembagaan tahun ini sebesar Rp 7.596.000.000.

Anggaran hibah kelembagaan untuk Masjid, Mushallah, yayasan dan lembaga lainnya itu bersumber dari usulan pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD Kabupaten Sumenep.

Data tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Sosial Dinsos P3A Sumenep, Agus Boedianto membenarkan bahwa anggaran dana hibah Rp 7.596.000.000 itu nanti akan diserahkan untuk 103 penerima.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tahun 2025 ini kita punya anggaran Rp 7.596.000.000 dengan calon penerima 101 lembaga dan satu rukun kematian dan satunya lagi PMI. Totalnya 103 penerima,” tutur Agus Boedianto saat ditemui di kantornya, Senin (20/01/2025).

Ia menyampaikan, bahwa pihaknya akan melakukan verifikasi lapangan sebelum bantuan itu disalurkan. Tujuannya, untuk memastikan lembaga calon penerima sesuai dengan ketentuan serta mempunyai legalitas yang jelas dari pemerintah.

“Kami masih akan melakukan verval atau verifikasi faktual data mengenai calon penerima, apakah sesuai dengan ketentuan atau tidak,” sebutnya.

Menurutnya, program yang berasal dari pokir DPRD Sumenep ini bisa saja bertambah. Sehingga, pihaknya akan mengupayakan dan dapat tambahan anggaran dana hibah. Alasannya, masih banyak lembaga yang belum ter-cover program tersebut.

“Ini masih kami upayakan agar nanti dapat tambahan anggaran. Agar lembaga yang ter-cover semakin banyak,” kata Agus Boedianto.

Berita Terkait

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN
Tantangan 2026, Wabup Sumenep Tekankan Budaya Kerja Modern ASN
Wabup Sumenep Tekankan Program Kerja ASN Harus Terukur dan Berdampak bagi Masyarakat
Pemkab Bangkalan Serahkan 1.988 SK PPPK Paruh Waktu Tenaga Pendidikan
Pemkab Bangkalan Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Bupati Tegaskan Tidak Ada Pemotongan Gaji

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:13 WIB

Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027

Senin, 5 Januari 2026 - 14:37 WIB

Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN

Senin, 5 Januari 2026 - 10:13 WIB

Tantangan 2026, Wabup Sumenep Tekankan Budaya Kerja Modern ASN

Berita Terbaru

Bupati Lumajang Indah Amperawati foto bersama saat menghadiri pengukuhan pengurus DPC PKDI Kabupaten Lumajang periode 2025–2030 di Pendopo Suhanto Agro, Kecamatan Sukodono, Rabu (7/1/2026).

Pemerintahan

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Rabu, 7 Jan 2026 - 16:24 WIB