Pilkada Pati 2024, Pasangan Budiyono-Novi Mendaftar ke KPU

Jumat, 30 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasangan Budiyono-Novi Yulianto diusung PPP dan PAN saat mendaftar Pilkada 2024 di KPU Kabupaten Pati.

Pasangan Budiyono-Novi Yulianto diusung PPP dan PAN saat mendaftar Pilkada 2024 di KPU Kabupaten Pati.

PATI, detikkota.com – Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Pati, Budiyono-Novi Yulianto, mendaftar ke KPU Kabupaten Pati, pada ‘detik terakhir’ masa pendaftaran, yakni pada Kamis (29/08) pukul 21.30 WIB.

Kedatangan pasangan tersebut disambut Komisioner KPU dan jajaran, selanjutnya dilakukan penyerahan berkas pendaftaran. Setelah diverifikasi, berkas dinyatakan lengkap dan diterima.

Saat konferensi pers, Budiyono mengatakan, dirinya maju Pilkada Pati karena dukungan dan restu para sesepuh dan kyai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan itu, mantan Wakil Bupati Pati ini menyebutkan visi-misi, antara lain meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dari semua aspek.

“Kami juga akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai modal kemajuan daerah”, kata Budiyono.

Sementara, Novi Yulianto yang merupakan Kepala Desa Jakenan, Kecamatan Jakenan menambahkan, pihaknya akan berkomitmen menjadi pemimpin yang amanah dan adil untuk Kabupaten Pati.

Ketua Tim Pemenangan Budiyono-Novi Yulianto, Muslihan mengungkapkan, pasangan tersebut diusung oleh PPP dan PAN semata- mata bukan untuk bersaing dengan paslon lain, melainkan sebagai upaya menghidupkan demokrasi dan menciptakan pemimpin yang baik.

“Kami mengusung pasangan Budiyono-Novi telah melalui proses kajian dan diskusi matang. Kami mengusung calon bupati-wakil bupati harus dari kalangan santri”, terang Muslihan.

Anggota DPRD Kabupaten Pati dari PPP ini menambahkan, pasangan Budiyono-Novi menjadi kolaborasi antara santri dengan nasionalis, guna memberi kontribusi terbaik bagi Kabupaten Pati.

Diketahui, sebelumnya PPP merupakan salah satu partai pendukung pasangan Sudewo-Risma Ardhi Chandra dan turut hadir saat mendaftarkan pasangan itu ke KPU Pati, pada Rabu (28/08).

Tetapi, menjelang akhir penutupan pendaftaran, PPP membentuk poros baru dengan mengusung pasangan Budiyono-Novi Yulianto.

Berita Terkait

Keadilan Dipertanyakan! Kasus Pdt. Horas Picu Kecurigaan Publik
Polsek Purwakarta Kota Terbitkan SP2HP Dugaan Penghinaan dan Pencemaran Nama Baik
Aktivis Soroti Kasus Kades Pragaan Daya, Penegakan Hukum Diminta Tak Tebang Pilih
Pernyataan Pelapor Jadi Kunci, Kuasa Hukum H. Latif Tegaskan Bukan Kasus Pidana
Kuasa Hukum H. Latib Tuduh Polres Pamekasan Kriminalisasi Kasus Perdata
Harlah ke-8 LBH Achmad Madani Jadi Momentum Penguatan Akses Keadilan di Sumenep
Satresnarkoba Polres Sumenep Bongkar Peredaran Sabu dan Inex, Satu Tersangka Diamankan
Polsek Guluk-Guluk Ringkus Pelaku Curas Lansia, Ditangkap di Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 13:01 WIB

Keadilan Dipertanyakan! Kasus Pdt. Horas Picu Kecurigaan Publik

Jumat, 24 April 2026 - 16:07 WIB

Polsek Purwakarta Kota Terbitkan SP2HP Dugaan Penghinaan dan Pencemaran Nama Baik

Jumat, 24 April 2026 - 15:06 WIB

Aktivis Soroti Kasus Kades Pragaan Daya, Penegakan Hukum Diminta Tak Tebang Pilih

Kamis, 23 April 2026 - 08:52 WIB

Pernyataan Pelapor Jadi Kunci, Kuasa Hukum H. Latif Tegaskan Bukan Kasus Pidana

Minggu, 19 April 2026 - 00:53 WIB

Kuasa Hukum H. Latib Tuduh Polres Pamekasan Kriminalisasi Kasus Perdata

Berita Terbaru

Prosesi Ritual Hong Bahhong yang digelar masyarakat Kecamatan Geger, Bangkalan, sebagai tradisi turun-temurun yang kini diusulkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.

SosBud

Ritual Hong Bahhong dari Geger Diajukan ke WBTbI

Kamis, 30 Apr 2026 - 14:41 WIB