Polresta Malang Amankan Paket Besar Narkoba, Pelaku Terancam Hukuman Seumur Hidup

Sabtu, 7 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

MALANG, detikkota.com – Sejumlah paket narkoba dalam jumlah besar kembali diamankan polisi di wilayah Malang Raya, Sabtu (7/11/2020). Kali ini pelakunya yang juga bandar narkoba berinisial PW (41), warga Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Barang haram yang diedarkan pun macam-macam, dari ganja sampai dengan sabu pun ada.

Kombes Pol Leonardus Simarmata Kapolresta Malang Kota membenarkan peristiwa penangkapan bandar narkoba tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolresta menerangkan, pada awalnya anggotanya menoeroleh informasi dari masyarakat mengenai adanya peredaran narkotika. Dari sanalah polisi melakukan penyelidikan dan mengamankan PW (41).

“Jadi pada Selasa 3 November 2020 pukul 19.00 WIB, tersangka PW ditangkap anggota Satresnarkoba di rumahnya. Setelah dilakukan penangkapan, anggota kemudian melakukan penggeledahan di dalam rumah tersangka,” ungkap KombesPol Leonardus Simarmata, dalam pernyataannya, hari ini Sabtu (7/11/2020).

Masih dari keterangan KombesPol Leonardus, barang bukti awal dari tangan pelaku PW ditemukan empat bungkus paket ganja besar, dan 20 klip plastik berisi sabu.

“Saat dikembangkan ternyata pelaku juga menyimpan satu kardus berisikan 244 ribu butir pil dobel yang dikemas dalam satu botol berisikan seribu pil,” bebernya.

“Selain itu diamankan 3 kilogram ganja, sabu seberat 37 gram. Untuk pil dobel ini dari keterangan awalnya 250 butir tadinya, tapi hanya didapati 244 ribu pil dobel L,” tambah Kapolresta.

Kemudian, tersangka beserta barang bukti dibawa dan diamankan di Polresta Malang Kota. Setelah itu polisi langsung melakukan penyelidikan lebih kanjut atas kasus tersebut.

“Dari hasil penyelidikan, tersangka mengaku barang narkotika tersebut adalah milik seseorang berinisial LN, yang masih berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang). Sedangkan untuk tersangka PW sendiri, hanya bertugas sebagai kurir narkotika,” ungkap KombesPol Leonardus.

Dirinya kembali menjelaskan bahwa tersangka PW mendapatkan barang–barang haram dari LN berupa ganja sebanyak 3 kilogram, sabu sebanyak 100 gram, dan pil double L sebanyak 250 ribu butir.

“Tetapi, sebagian narkotika itu telah diedarkan oleh tersangka PW dengan cara diranjau. Dan narkotika yang belum diedarkan tersebut, akhirnya kami sita,” tambah Kapolresta.

Atas perbuatannya itu, tersangka dikenakan Pasal 111 Ayat (2) dan Pasal 112 Ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan atau Pasal 197 dan atau Pasal 196 UU RI No 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.

Tersangkan akan diancam dengan hukuman pidana penjara seumur hidup dan dengan dengan pidana denda paling banyak Rp10 miliar. (Dw.A/Red)

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Pimpin Rakor Pengendalian BBM dan Bahan Pokok
Peringatan Hari Kartini 2026, Muslimah Didorong Berkarya Tanpa Tinggalkan Nilai Keislaman
Warga Kangean Dikejutkan Temuan Benda Asing, Diduga Torpedo
Tegas Sekjen BIDIK, Siap Kawal Ketat Program HDDAP DKPP Sumenep, Tolak Pola Asal Cair
Kuasa Hukum H. Latib Tuduh Polres Pamekasan Kriminalisasi Kasus Perdata
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca 18–19 April 2026, Sejumlah Wilayah Siaga Hujan Lebat
Video Viral Dugaan Bullying Guru di SMA Negeri 1 Purwakarta, Tokoh Media Sampaikan Kecaman
Wamenhaj Tekankan Kesiapan Mental Petugas PPIH untuk Sukseskan Haji 2026

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 13:20 WIB

Kapolres Sumenep Pimpin Rakor Pengendalian BBM dan Bahan Pokok

Selasa, 21 April 2026 - 09:20 WIB

Peringatan Hari Kartini 2026, Muslimah Didorong Berkarya Tanpa Tinggalkan Nilai Keislaman

Selasa, 21 April 2026 - 08:54 WIB

Warga Kangean Dikejutkan Temuan Benda Asing, Diduga Torpedo

Senin, 20 April 2026 - 14:36 WIB

Tegas Sekjen BIDIK, Siap Kawal Ketat Program HDDAP DKPP Sumenep, Tolak Pola Asal Cair

Minggu, 19 April 2026 - 00:53 WIB

Kuasa Hukum H. Latib Tuduh Polres Pamekasan Kriminalisasi Kasus Perdata

Berita Terbaru