Polri Imbau Demo Buruh dan Ormas Islam Berjalan Tertib, Jaga Keamanan Bersama

Senin, 2 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, detikkota.com – Sebanyak 32 serikat buruh diinformasikan akan melakukan aksi unjuk rasa pada Senin (2/11/2020) ini. Ditambahkan lagi Ormas Islam juga ikut melakukan aksinya ke Kedubes Prancis terkait pernyataan Presiden Emmanuel Macron yang membuat marah umat muslim dunia.

Aksi demonstrasi buruh menolak UU Cipta Kerja Omnibus Law rencananya akan digelar di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) dan juga Istana Negara. terkait Omnibus Law Cipta Kerja. Sedangkan tiga Ormas Islam yakni FPI, Persaudraan Alumni 212 dan GNPF Ulama akan melakukan aksinya di Kedutaan Besar Prancis.

Polri siap mengawal aksi tersebut sekaligus mengimbau agar masyarakat bijak dalam berunjuk rasa di tengah pandemi Covid-19 ini. Sebab terkait Omnibus Law secara keseluruhan dipantau oleh media massa dan elektronik sehingga transparansinya sangat jelas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Artinya tidak perlu turun ke jalan dengan membawa massa dalam jumlah besar. Cukup perwakilan saja tidak usah membawa massa dalam jumlah besar. Hal ini karena pandemi Covid-19 masih berlangsung,” ungkap Irjen Pol Argo Yuwono Kadiv Humas Polri, Senin (2/11/2020).

Irjen Pol Argo juga berpesan agar massa demonstran tertib dalam menyampaikan aspirasinya dan tidak terhasut oleh provokasi di lapangan.

“Polri mengimbau kepada seluruh masyarakat baik di Jakarta atau pun di daerah yang ingin menyampaikan aspirasi untuk tetap tertib, damai dan mematuhi aturan hukum yang berlaku,” tandas Irjen pol Argo Yuwono.

“Dan kami juga siap untuk mengawal aksi buruh serta Ormas Islam dalam menyampaikan aspirasinya. Kita jaga ketertiban bersama-sama,” tutup Irjen Pol Argo Yuwono. (Dw.A/Red)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB