Polsek Pancur Batu Amankan Pelaku Pengancaman Wartawan Dengan Sajam

Jumat, 30 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, detikkota.com – Martin Bangun alias Ondok / Nondok (50) warga Dusun II, Desa Betimus Lama, Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang harus melangkahkan kakinya dan terpaksa tidur di hotel Prodeo Polsek Pancur Batu.

Pria yang disebut sebut bernama Nondok ini ditangkap Polisi bukan tanpa alasan yang jelas melainkan karena kerap meresahkan masyarakat.

Ondok alias Nondok ini pun tak berkutik dan kegarangan nya pun tiba tiba hilang bagaikan ditelan bumi setelah diangkut oleh Tim Reskrim Polsek Pancur Batu dari sebuah lokasi perladangan di Kecamatan Sibolangit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian tersebut bermula pada saat terjadinya kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah / gudang yang berada di Dusun II Desa Betimus Lama Kecamatan Sibolangit. Dimana dalam peristiwa tersebut Ondok diminta oleh pemilik lahan agar dapat hadir sebagai saksi atas peristiwa kebakaran yang tak jauh dari tempat tinggalnya.

Hal tersebut pun disebut sebut dimintakan Pemilik lahan ataupun pengurus rumah / gudang yang terbakar setelah tim inafis Polrestabes Medan yang datang ke lokasi kebakaran dan mengambil sejumlah sidik jari dari beberapa warga setempat termasuk Nondok yang ada di lokasi pada waktu tersebut.

Namun selang beberapa menit setelah tim inafis yang di dampingi Polsek Pancur Batu pergi meninggalkan lokasi. Mendadak muncul suatu kericuhan dan teriak terikan suara dari Ondok.

Dimana ondok meminta uang ataupun ongkos untuk mendatangi Polsek Pancur Batu karena dirinya dimintai keterangan sebagai saksi atas peristiwa tersebut.

Hal tersebut pun langsung dijawab dan langsung disanggupi oleh pemilik lahan ataupun pengurus lahan yang pada saat itu juga berada di lokasi. Namun secara tiba-tiba Nondok mengatakan bahwa dirinya ingin mendapatkan uang itu sekarang juga dan jika tidak ada ongkos Ondok mengaku tidak mau datang ke Kantor Polisi untuk memberikan keterangan.

Mendengar ucapan Nondok tersebut, salah seorang masyarakat yang juga adik dari pengurus lahan yang hadir pada saat itu juga di lokasi dengan santun menjelaskan bahwa “Kalau pun bapak dipanggil dua kali tidak datang, bapak akan dijemput”.

Mendengar ucapan tersebut. Nondok dengan posisi tangan berada di pinggang langsung menjawab “Kau Memang Tidak Ada Otak” dan Korban pun langsung mengembalikan ucapan tersebut kepada Ondok seketika itu juga.

Masi dengan suasana yang sama , ondok juga mengucapakan “Udah Kuat Kau Rupanya disini !”, Lalu korban pun menjawab “Saya tidak takut disini”.

Dengan seketika Nondok pun langsung mencabut Golok yang terselip di lengan sebelah kirinya sambil berkata “Kalau Gak Kubacok Kau Anjing Panggil Aku”, Pasti Kau Ku Bacok, Kutebas Kau, Kena Parang ini kau pasti pecah .

Suasana semakin ricuh dan sejumlah masyarakat dan hadir juga pada saat itu di lokasi termasuk Kepala Desa Setempat langsung mengamankan Nondok untuk menghindari adanya korban jiwa dari keganasan dan Kegarangan Nndok yang saat itu bersi keras ingin menebas leher korban dengan parang yang sudah ia genggam.

Sementara itu Nondok yang juga terus memaksakan dirinya sembari mengejar korban terus menerus lalu terus memaksakan dirinya agar Senjata Tajam yang sudah ia gengam dapat mendarat di leher korban.

Tak terima atas perlakuan beserta pengancaman tersebut, Korban langsung melaporkan hal tersebut ke Polsek Pancur Batu.

Kapolsek Pancur Batu AKP Dedy Dharma, SH saat di konfirmasi (29/10/2020) Siang, menjelaskan bahwa Pelaku telah diamankan dan dijebloskan ke Jeruji Besi.

Berdasarkan laporan dari Korban atasnama Leo Albertus Sembiring (Wartawan) yang ingin bertani di lokasi tersebut yang menjelasakan bahwa dirinya mendapatkan pengancaman dari seorang pria di Dusun II, Desa Betimus Lama Kecamatan Sibolangit.

“Mendapatkan laporan tersebut saya langsung perintahkan Kanit Reskrim AKP Syahril Siregar, SH bersama Personil Reskrim untuk segera menuju lokasi dan mengamankan pelaku pengancaman bersama barang bukti,” ungkapnya.

“Saat ini terlapor sudah kami tempatkan di Sel dan sejumlah saksi sudah kami mintai keterangan nya,” pungkas Mantan Kasat Reskrim Polres Langkat tersebut. (Leodepari)

Berita Terkait

Banyuwangi Disiapkan Jadi Pemasok Bioetanol Nasional, Pabrik 30 Ribu KL Dibangun di Glenmore
Presiden Prabowo Bahas Arah Politik Luar Negeri Bersama Tokoh dan Akademisi di Istana
Dukung Operasi Keselamatan Semeru 2026, Satlantas Polres Sumenep Gelar Ramp Check Angkutan Umum
PT Garam Tegaskan Kebutuhan Produksi di Tengah Penolakan Warga
Warga Nambakor Blokade Jalan, Tolak Penjebolan Minian PT Garam
Bansos Digital Nasional Bergulir, Banyuwangi Tampil sebagai Role Model
Sekda Bukan Jabatan Seremonial, Publik Minta Calon Sekda Sumenep Punya Rekam Jejak Tuntas
Mohamad Iksan Tanggapi Sorotan Mahasiswa: Calon Sekda Harus Tahan Banting

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 22:56 WIB

Banyuwangi Disiapkan Jadi Pemasok Bioetanol Nasional, Pabrik 30 Ribu KL Dibangun di Glenmore

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:10 WIB

Presiden Prabowo Bahas Arah Politik Luar Negeri Bersama Tokoh dan Akademisi di Istana

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:48 WIB

Dukung Operasi Keselamatan Semeru 2026, Satlantas Polres Sumenep Gelar Ramp Check Angkutan Umum

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:11 WIB

PT Garam Tegaskan Kebutuhan Produksi di Tengah Penolakan Warga

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:45 WIB

Warga Nambakor Blokade Jalan, Tolak Penjebolan Minian PT Garam

Berita Terbaru