Protes Rusaknya Lingkungan Sumenep, Mahasiswa Bentangkan Benner Kecaman Didepan Gedung Dewan

Rabu, 4 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Bentangkan Benner Kecaman Didepan Gedung Dewan

Mahasiswa Bentangkan Benner Kecaman Didepan Gedung Dewan

SUMENEP, detikkota.com – Sejumlah mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Sumenep dan BEM melakukan aksi menempelkan benner kecaman penolakan di depan gedung DRPD Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, Rabu (4/11/2020).

Salah satu benner yang terpampang itu bertuliskan “Stop Kran Investasi di Kabupaten Sumenep, Tanah Dan Laut Kami Adalah Kehidupan Kami, Kami Menolak UU Cipta Kerja di Kabupaten Sumenep”.

Ahmad Kurdi Irfani, Koordinator Aliansi Mahasiswa Sumenep dan BEM, mengatakan aksi tempel benner ini merupakan pemberitahuan kepada wakil rakyat bahwa banyak kerusakan lingkungan di Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka menilai pemerintah hari ini tidak lagi berpihak kepada rakyat bahkan lebih berpihak kepada para investor, sehingga hal itu terkesan menggali jurang untuk rakyat menuju kesengsaraan.

“Hari ini pemerintah berselingkuh dengan investor,” terang Kurdi dalam aksinya.

Kurdi mengatakan, bahwa aksi itu merupakan kepeduliannya terhadap lingkungan, sehingga melakukan penolakan UU Cipta Kerja yang dinilai melonggarkan para investor yang banyak merugikan rakyat.

Menurut Ketua BEM Uniba itu, dengan disahkan UU Cipta Kerja, dampaknya sangat besar terhadap Kabupaten Sumenep, sehingga dapat mempermudah para investor untuk masuk di kota keris.

“Nyatanya sebelum UU Cipta Kerja disahkan, investor sudah enak masuk di Sumenep, seperti tambak udang, apalagi sudah disahkan,” pungkasnya. (Md)

Berita Terkait

Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi
Pencairan Dana Dipersoalkan, Anggota Arisan Get di Sumenep Keluhkan Kurangnya Transparansi
Lomba Kapal Tradisional Perkuat Identitas Maritim Kepulauan Seribu Utara
Pemerintah Kaji WFH Sehari dalam Sepekan, Sejumlah Sektor Berpotensi Dikecualikan
Hilang Sejak Dilaporkan, Nur Faidah Masih Dalam Pencarian
Dandim 0827/Sumenep Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan Gantung di Dua Desa
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah
Antisipasi Kelangkaan, Probolinggo Perkuat Stok LPG Hingga H+6 Lebaran

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:08 WIB

Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:39 WIB

Pencairan Dana Dipersoalkan, Anggota Arisan Get di Sumenep Keluhkan Kurangnya Transparansi

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:55 WIB

Lomba Kapal Tradisional Perkuat Identitas Maritim Kepulauan Seribu Utara

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:20 WIB

Pemerintah Kaji WFH Sehari dalam Sepekan, Sejumlah Sektor Berpotensi Dikecualikan

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:44 WIB

Hilang Sejak Dilaporkan, Nur Faidah Masih Dalam Pencarian

Berita Terbaru