Rekam Jejak Achsanul Qosasi, Anggota BPK yang Ditahan Kejagung RI Dalam Kasus BTS 4G Kominfo

Jumat, 3 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota BPK RI, Achsanul Qosasi digiring ke mobil tahanan menuju Rutan Salemba Cabang Kejari Jakarta Selatan.

Anggota BPK RI, Achsanul Qosasi digiring ke mobil tahanan menuju Rutan Salemba Cabang Kejari Jakarta Selatan.

JAKARTA, detikkota.com – Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Achsanul Qosasi yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam kasus dugaan korupsi proyek BTS 4G Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memiliki rekam jejak panjang disejumlah lembaga dengan jabatan mentereng.

Dalam laman web BPK RI, Achsanul Qosasi, tercatat sebagai Anggota III BPK, dengan nama lengkap Prof. Dr. Achsanul Qosasi, CSFA., CFrA., CGCAE.

Achsanul Qosasi merupakan pria kelahiran Sumenep tahun 1966. AQ, begitu sapaan akrabnya, telah menjabat sebagai anggota BPK RI dalam 3 periode:
– Anggota VII BPK RI pada Oktober 2014-April 2017
– Anggota III BPK RI pada April 2017-Oktober 2019
– Anggota III BPK RI Oktober 2019 hingga saat ini

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum menjadi anggota BPK, AQ pernah menjadi anggota DPR RI dan menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi XI dan Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat.

Achsanul Qosasi juga pernah menjabat sebagai Programme Director Lembaga Keuangan Asing pada 2006 dan Direktur Bank Swasta Nasional pada 2004.

Bahkan, hingga saat ini Achsanul Qosasi masih menduduki jabatan Dewan Penasehat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) periode 2012 sampai dengan sekarang, Ketua Umum Garuda Tani Nusantara tahun 2008 sampai sekarang, Wakil Ketua Umum Dekopin dari 2009 sampai sekarang.

Jabatan lain, Wakil Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) sejak 2010 hingga sekarang, Bendahara PSSI tahun 2007 sampai 2011, Ketua Umum Persija Selatan tahun 2000 sampai 2013 dan anggota Majelis Ekonomi PP Muhammadiyah.

Seperti diberitakan, saat ini AQ telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung RI dalam kasus dugaan korupsi proyek BTS 4G Kominfo. Kejagung menduga AQ menerima Rp40 miliar melalui Sadikin.

“Tim berkesimpulan telah ada cukup alat bukti untuk menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka,” kata Kuntadi, Dirdik Jampidsus Kejagung dalam konferensi pers di Kejagung dilansir detik, Jumat (3/11/2023).

Kuntadi mengatakan  uang Rp40 miliar itu diduga diterima AQ dalam pertemuan di salah satu hotel. Berdasarkan alat bukti yang ada, Kejagung langsung menahan AQ di Rutan Salemba Cabang Kejari Jaksel untuk 20 hari ke depan.

“Sekitar tanggal 19 Juli 2022 sekitar pukul 18.50 WIB, bertempat di Hotel Grand Hyatt diduga saudara AQ (Achsanul Qosasi) telah menerima uang sebesar kurang lebih Rp40 miliar dari saudara IH melalui Saudara WP dan SR,” sebut Kuntadi.

Berita Terkait

Hotman Paris Mundur dari Tim Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Fokus Jalani Pengobatan
Kapolresta Sumenep Ikuti Binrohtal, Tekankan Penguatan Integritas dan Profesionalisme Personel
Libatkan Nelayan dan Masyarakat Pesisir, Banyuwangi Jadi Contoh Penerapan Ekonomi Biru ASEAN
Kapolresta Sumenep Kunjungi Kodim 0827, Perkuat Sinergi TNI-Polri Jaga Kondusivitas Daerah
Guru PNS di Sumenep Masuk DPO Kasus Dugaan Penggelapan, Pengawal Kasus: Guru Harus Jadi Teladan
Disambut Ketua Bawaslu Sumenep, Enam Mahasiswa UNIBA Madura Mulai Program Magang
Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur, Pilih Fokus Jalani Pengobatan Jantung
MIO Indonesia Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya, Tegaskan Bela Marwah Profesi Wartawan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:46 WIB

Hotman Paris Mundur dari Tim Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Fokus Jalani Pengobatan

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:50 WIB

Kapolresta Sumenep Ikuti Binrohtal, Tekankan Penguatan Integritas dan Profesionalisme Personel

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:02 WIB

Libatkan Nelayan dan Masyarakat Pesisir, Banyuwangi Jadi Contoh Penerapan Ekonomi Biru ASEAN

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:41 WIB

Guru PNS di Sumenep Masuk DPO Kasus Dugaan Penggelapan, Pengawal Kasus: Guru Harus Jadi Teladan

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:25 WIB

Disambut Ketua Bawaslu Sumenep, Enam Mahasiswa UNIBA Madura Mulai Program Magang

Berita Terbaru