oleh

Sertijab Kasat Reskrim, Kapolres Berharap Pejabat Baru Bisa Berikan Inovasi dan Terobosan

SUMENEP, detikkota.com – AKBP Deddy Supriadi, S.I.K., M.I.K., memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kasat Reskrim dari pejabat lama AKP Oscar Stefanus Setjo, S.H., S.I.K., kepada pejabat baru AKP Dhany Rahadian Basuki, S.Kom., S.I.K. bertempat di Lapangan Polres Sumenep, Kamis (28/5/2020).

AKBP Deddy Supriadi, Kapolres Sumenep menyampaikan, mutasi jabatan di tubuh Polri tidak bisa hanya dipandang sebagai rutinitas, akan tetapi sebagai amanah yang harus dipertanggung jawabkan.

“Mutasi jabatan ini merupakan suatu amanah yang harus dipertanggung jawabkan dan sertijab ini merupakan sebuah mutivasi dan dorongan untuk menjalakan pelaksanaan tugas yang baru yang akan di emban,” ungkap Kapolres, Kamis (29/5).

Selain itu, mutasi jabatan ini merupakan langkah menuju profesional, produktifitas, efektifitas dan efisiensi dalam peningkatan sumber daya manusia.

Bahkan, Kapolres menyampaikan, pergantaian jabatan senantiasa terjadi seirama dengan dinamika perubahan yang memerlukan perhatian kewaspadaan dan kecermatan analisa agar tidak terlambat mengantisipasi serta bertindak dengan cepat, tepat dan terarah.

“Sebagai insan Bhayangkara, kita harus menjunjung tinggi identitas dan taat hukum, yang senantiasa melindungi, melayani, mengayomi masyarakat, sehingga masyarakat aman melakukan aktifitas sehari hari,” terangnya.

Tak lupa Kapolres mengucapkan terima kasih kepada AKP Oskar Stefanus Setjo, SH, S.I.K yang telah memberikan dedikasi yang tinggi dalam menjalankan tugas di Polres Sumenep sebagai Kasat Reskrim.

“Selamat menjalankan tugas ditempat yang baru,” katanya.

“Selamat datang dan selamat bergabung dengan semua personil Polres Sumenep kepada AKP Dhani Rahadian Basuki, S.kom, S.I.K, semoga bisa menciptakan inovasi dan trobosan demi kemajuan Polres Sumenep,” pungkasnya.

Tercatat, AKP Oscar Stefanus Setjo, selama menjalankan tugas Kasat Reskrim Polres Sumenep telah berhasil mengungkap mafia besar di ujung timur pulau Madura.

Pengungkapan kasus beras oplosan/program BPNT, merupakan salah satu perkara besar yang diungkapnya, dan bahkan yang di ajukan praperadilan oleh tersangka L ini terhadap Polres Sumenep ditolak dalam putusan Pengadilan Negeri (PN) Sumenep, Senin (20/4/2020) lalu.

Juga tercatat, terkait pengungkapan kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada proyek pembangunan gedung Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep pada tahun 2014 lalu, yang mana Imam Mahmudi (tersangka) mengajukan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Sumenep.

Demikian hasil dari putusan hakim praperadilan mengetuk palu pada meja hijau dengan se adil-adilnya dan gugatan yang disampaikan pada saat praperadilan yang diajukan Imam Mahmudi semuanya ditolak.

Imam Mahmudi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Sumenep pada akhir Oktober 2019. Tersangka ini dinilai bertanggungjawab dalam proyek pembangunan Gedung Dinkes Sumenep dengan nilai kerugian negara senilai Rp 4 Miliar lewat APBD 2014.

Selain itu, masih banyak kasus yang berhasil diungkap oleh mantan Panit II Unit III Subdit V Ditreskrimsus Polda Jatim. Salah satunya seperti pembunuhan, judi online, pencurian dan cabul. (Md)

Dokumentasi :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed