Tepat di Peringatan Hari Bakti Rimbawan 2025, Puluhan Anak Yatim di Sumenep Mendapat Santunan dan Berikan Bibit Alpukat

Rabu, 19 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Peringati Hari Bakti Rimbawan tahun 2025 dan menyemarakkan Bulan Suci Ramadhan 1446 H. CDK Wilayah Sumenep bersama Dharma Wanita Persatuan CDK Wilayah Sumenep dan Gapoktanhut Lestari Kecamatan Manding memberikan santunan kepada 20 anak yatim dan memberikan bibit alpukat cipedak.

Dapat diketahui, kegiatan ini juga dihadiri oleh Forkopimcam Manding, Kepala Desa Manding Timur, Muslimat NU Manding.

Kepala CDK Wilayah Sumenep, Endang Handayani melalui Kasubag TU Achmad Murtada menyampaikan, Dalam rangka memperingati Hari Bakti Rimbawan 2025 kami bersama melaksanakan Sedekah bumi sebagai perwujudan rasa syukur atas Nikmat dan karunia Allah SWT. Hari Bakti Rimbawan 2025 mengusung tema “Solidaritas Korsa Rimbawan untuk Hutan Berkelanjutan”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari Bakti Rimbawan bukan sekadar kegiatan seremonial saja melainkan momentum untuk memperkuat aksi nyata dalam pemulihan ekosistem,” kata Achmad Murtada, Selasa (18/3/2025).

Selain itu, kegiatan berbagi bibit ini merupakan salah satu solusi untuk menggugah kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kelestarian hutan sehingga dapat mempertahankan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi bagi generasi mendatang.

“Bibit yang dibagikan ialah bibit Alpukat cipedak yang memiliki keunggulan produktivitas tinggi,” ujarnya.

“Selain memperingati Hari Bakti Rimbawan Tahun 2025, giat ini juga diselenggarakan untuk menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1446 H,” sambungnya.

Pihaknya mengaku sangat mengapresiasi kontribusi Gapoktanhut Lestari sebagai mitra kerja kami di tingkat tapak dalam mendukung kegiatan ini.

“Harapannya, kita dapat terus berkolaborasi pada setiap kegiatan pembangunan kehutanan di masa mendatang,” tutupnya.

Berita Terkait

Terak Bulan Geger Jadi Panggung Budaya dan Penggerak UMKM di Bangkalan
Ritual Hong Bahhong dari Geger Diajukan ke WBTbI
Ngaji Budaya Harjakapro ke-280, Soroti Kesejahteraan Seniman Probolinggo
Sego Lemeng dan Kopi Uthek Meriahkan Festival “Janda Reni” di Banyuwangi
Sekdakab Sumenep Dorong Festival Ojung Jadi Ikon Wisata Budaya Bernilai Ekonomi
Ponpes Ngalah Pasuruan Tanamkan Nilai Toleransi dan Multikulturalisme
Festival Durian Songgon Angkat Potensi Lokal, Bupati Ipuk Apresiasi Kreativitas Desa
Ribuan Durian Meriahkan Selamatan Desa di Pasuruan, Tradisi Tetap Terjaga

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:08 WIB

Terak Bulan Geger Jadi Panggung Budaya dan Penggerak UMKM di Bangkalan

Jumat, 24 April 2026 - 09:33 WIB

Ngaji Budaya Harjakapro ke-280, Soroti Kesejahteraan Seniman Probolinggo

Minggu, 19 April 2026 - 23:20 WIB

Sego Lemeng dan Kopi Uthek Meriahkan Festival “Janda Reni” di Banyuwangi

Minggu, 12 April 2026 - 20:05 WIB

Sekdakab Sumenep Dorong Festival Ojung Jadi Ikon Wisata Budaya Bernilai Ekonomi

Rabu, 8 April 2026 - 16:47 WIB

Ponpes Ngalah Pasuruan Tanamkan Nilai Toleransi dan Multikulturalisme

Berita Terbaru