Tes Urine Dadakan, Kapolrestabes Surabaya Tegaskan Anggota Positif Narkoba Dipecat

Jumat, 6 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tes Urine Polrestabes Surabaya

Tes Urine Polrestabes Surabaya

SURABAYA, detikkota.com – Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, Kapolrestabes Surabaya mendadak menginstruksikan seluruh anggotanya untuk mengikuti tes urine usai pelaksanaan apel pagi, Jumat (6/11/2020).

Ratusan personel Polrestabes Surabaya dari perwira hingga bintara diwajibkan mengikuti tes tersebut.

Tes urine dilakukan dengan pengawasan Propam Polrestabes Surabaya bersama jajaran Satnarkoba Polrestabes Surabaya dan Urdokes Polrestabes Surabaya. Isir menjelaskan, dirinya memang sengaja tidak menyampaikan akan ada tes urine ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tujuannya agar seluruh personel Polrestabes Surabaya mulai dari Perwira hingga Bintara yang melaksankan tes urine saat ini, dapat dideteksi,” ujarnya.

Dari tes dadakan ini, dari seratus lebih personel yang melaksanakan tes urine, belum ada yang ditemukan positif narkotika dan psikotropika. Saat ini, seluruh personel Polrestabes Surabaya bebas dari obat-obatan terlarang.

Isir menjelaskan, tes urine tersebut merupakan langkah disiplin anggotanya. Karena menurutnya, setiap anggota Polri harus menjaga komitmennya kepada masyarakat.

“Sebagai petugas bukan kebal hukum, kita juga sama seperti masyarakat biasa dalam hal kesetaraan dimuka hukum,” jelasnya.

Ia pun menegaskan apabila ada anggotanya yang positif dalam tes tersebut, maka akan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sementara itu, AKBP Hartoyo Wakapolrestabes Surabaya, dalam kesempatan tersebut, memberikan arahan terlebih dahulu kepada anggotanya. Wakapolres juga menyampaikan bahwa pemberantasan narkoba adalah tanggung jawab bersama sebagai anggota Polri.

“Anggota Polri tidak boleh bermain-main dengan obat-obatan terlarang tersebut. Pemberantasan narkoba harus dimulai dari diri kita sendiri sebagai penegak hukum. Oleh sebab itu, tidak ada anggota yang terlibat barang haram tersebut,” tegasnya.

Kegiatan tes urine ini dilaksanakan oleh seluruh Personel Polrestabes Surabaya dan Pejabat Utama Polrestabes Surabaya serta Kapolsek Jajaran, termasuk Kapolrestabes Surabaya sendiri ikut melaksanakan tes urine ini.

Dalam proses tes urine, dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dengan memakai toilet Gedung Bharadaksa Polrestabes Surabaya.

Pintu toilet tidak boleh ditutup dan diawasi langsung oleh Personel Propam Polrestabes Surabaya dan Pejabat Utama Polrestabes Surabaya. (Lm)

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah
Aksi Solidaritas di Polres Sumenep Desak Keadilan bagi Korban Pencabulan Anak

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:41 WIB

Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:38 WIB

Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terbaru

Bupati Lumajang Indah Amperawati foto bersama saat menghadiri pengukuhan pengurus DPC PKDI Kabupaten Lumajang periode 2025–2030 di Pendopo Suhanto Agro, Kecamatan Sukodono, Rabu (7/1/2026).

Pemerintahan

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Rabu, 7 Jan 2026 - 16:24 WIB