Viral Celuluk di Push Up Polisi Karena Tak Pakai Masker

Minggu, 1 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TABANAN, detikkota.com – Berbagai upaya dilakukan oleh Polres Tabanan dalam mengedukasi masyarakat untuk tetap mentaati protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penyebaran Covid-19, salah satunya adalah dengan membuat video protokol kesehatan yang berkearifan lokal.

Dalam video pendek yang dibuat berlokasi di kawasan wisata Tanah Lot tersebut digambarkan, sebuah Celuluk (sosok makhluk seram yang sering dipentaskan dalam pertunjukan seni tradisional Bali) yang melintas di kawasan wisata Tanah Lot, karena celuluk tersebut tidak memakai masker, Tim Yustisi Polres Tabanan menghentikan si Celuluk dan diberikan hukuman phisik berupa squat jump.

Disamping hukuman phisik tersebut Anggota Tim Yustisi Polres Tabanan yang diperankan oleh Bhabinkamtibmas Desa Buwit Bripka Dwi Somadi Putra, SH, memberikan Masker.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kompol I Gusti Nyoman Wintara, S.H., Kapolsek Kediri seijin AKBP Mariochristy P.S., Siregar S.I.K., M.H., Kapolres Tabanan, pada hari Sabtu tanggal 31 Oktober 2020 mengatakan bahwa hal ini dilakukan adalah dalam rangka mengedukasi masyarakat melalui unsur kesenian Tradisional Bali.

“Sehingga masyarakat lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 bahkan memutus rantai penyebaran Covid-19,” kata Kapolsek Kediri. (Hpt/Red)

Berita Terkait

Darurat BBM di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu dan Stok Nihil, Sekolah Lumpuh Nelayan Tak Melaut
Arus Balik Tol Trans Jawa Kondusif, 2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta
Puncak Arus Balik Lebaran, Pelabuhan Ketapang Dipadati Kendaraan
Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang
Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi
Pencairan Dana Dipersoalkan, Anggota Arisan Get di Sumenep Keluhkan Kurangnya Transparansi
Presiden Prabowo Dorong Percepatan Program Waste to Energy di Kota Besar
Pemerintah Kaji WFH Sehari dalam Sepekan, Sejumlah Sektor Berpotensi Dikecualikan

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:26 WIB

Darurat BBM di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu dan Stok Nihil, Sekolah Lumpuh Nelayan Tak Melaut

Senin, 30 Maret 2026 - 11:15 WIB

Arus Balik Tol Trans Jawa Kondusif, 2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:30 WIB

Puncak Arus Balik Lebaran, Pelabuhan Ketapang Dipadati Kendaraan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:50 WIB

Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:08 WIB

Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi

Berita Terbaru