Wapres Ma’ruf Amin: Maulid Nabi Muhammad dapat dijadikan momentum refleksi

Selasa, 3 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, detikkota.com – Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin menyampaikan, bahwa perayaaan Maulid Nabi Muhammad dapat dijadikan momentum refleksi (muhasabah) dan hikmah luhur (al-hikmatul ‘ulya) dalam membangun masyarakat, bangsa dan negara.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin pada Peringatan Maulid Akbar dan Do’a untuk Keselamatan Bangsa yang digelar secara daring oleh Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dari Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (2/11/2020).

“Rosulullah adalah satu-satunya manusia yang paling pantas dijadikan teladan dan role model dalam melakukan perubahan dan perbaikan kehidupan secara fundamental,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin menyebutkan, ada lima hal penting dari perjalanan Rosulullah sebagai Rijalul Ishlah, Pelopor Perubahan.

Pertama, perbaikan akhlak dan mental sebagai prioritas pondasi khaira ummah (Negara Ideal). Kedua, mempersatukan suku bangsa yang bermusuhan.

Ketiga, mempersaudarakan Muhajirin dan Anshar dalam bingkai persatuan dan kesatuan. Keempat, menjalankan secara konsisten kesetaraan di mata hukum (equality before the law).

Kelima, meletakkan dasar sistem ekonomi yang berkeadilan dan bermoral.

Aktivitas ekonomi yang diajarkan Nabi tidak semata untuk menumpuk pendapatan, tapi juga diimbangi dengan pemerataan pemanfaatannya.

“Saya mengajak agar lima pilar langkah Nabi dalam menggerakkan perubahan tersebut terus digelorakan sebagai inspirasi gerakan nasional menuju Indonesia Maju,” tutupnya. (Dw.A/Red)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB