27 Ton Pinang Dari Jawa Tengah Tembus Pasar Iran

Jumat, 13 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Biji pinang

Biji pinang

SEMARANG, detikkota.com – 27 ton biji pinang dilakukan serangkaian tindakan karantina oleh pejabat karantina tumbuhan Karantina Pertanian Semarang, sebelum diekspor ke Iran.

Tindakan ini dilaksanakan untuk memenuhi persyaratan kesehatan yaitu bebas dari target Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK).

Setelah dinyatakan sehat dan bebas dari target OPTK, biji pinang siap berlayar menuju Iran. Biji pinang yang sehat tentunya siap bersaing di pasar internasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pinang dengan nama ilmiah Areca catechu termasuk dalam golongan palem-paleman yang memiliki nilai ekonomi dan potensi yang cukup tinggi.

Ciri khas biji pinang yang bagus, berwarna kecoklatan dengan warna lekukan lebih muda.

Biji pinang mengandung alkaloid seperti aracaine dan arecholin yang penting sebagai bahan pangan, kosmetik, dan untuk kesehatan seperti menjaga kesehatan gigi.

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, telah mengubah pola pemanfaatannya, seperti untuk keperluan farmasi dan industri.

Misalnya saja di India dan China, saat ini telah mengolah pinang menjadi permen.

Agar aneka manfaatnya dapat dinikmati banyak orang, maka perlu ada inovasi untuk memanfaatkan biji pinang dalam pengolahan menjadi berbagai produk pangan, sehingga mudah dikonsumsi.

Dengan demikian akan lebih banyak konsumen yang merasakan manfaat biji pinang terutama untuk kesehatan.

Parlin Robert Sitanggang selaku Kepala Karantina Pertanian Semarang mengatakan, akan selalu berkomitmen mendukung kegiatan komoditas pertanian.

“Kami selalu berkomitmen untuk mendukung kegiatan ekspor berbagai komoditas pertanian, untuk meningkatkan kesejahteraan petani dengan menerbitkan sertifikat fitosanitary,” ungkapnya. (M/Red)

Berita Terkait

KOPRI PMII Sumenep Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
KNPI Sumenep Periode Baru Usung Semangat Kolaborasi dan Nasionalisme
BMKG Pantau Bibit Siklon Tropis 96W di Timur Indonesia, Picu Gelombang Tinggi
PMII Sumenep Demo Pemkab, Desak Revisi Perda Tembakau
PMII UPI Dorong Revitalisasi Pusat Informasi Migas, Policy Brief Diserahkan ke SKK Migas Jabanusa
Bibit Siklon 92W Bergerak Menguat, Hujan Lebat Ancam Sejumlah Daerah
BMKG Peringatkan Potensi Awan Cumulonimbus di Sejumlah Wilayah 5–11 Mei 2026
Polda Jatim Musnahkan 22,226 Kg Kokain

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:16 WIB

KOPRI PMII Sumenep Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:18 WIB

KNPI Sumenep Periode Baru Usung Semangat Kolaborasi dan Nasionalisme

Rabu, 13 Mei 2026 - 05:23 WIB

BMKG Pantau Bibit Siklon Tropis 96W di Timur Indonesia, Picu Gelombang Tinggi

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:58 WIB

PMII Sumenep Demo Pemkab, Desak Revisi Perda Tembakau

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:35 WIB

PMII UPI Dorong Revitalisasi Pusat Informasi Migas, Policy Brief Diserahkan ke SKK Migas Jabanusa

Berita Terbaru