Warga Desa Pandeman Laporkan Oknum Kepala Desa Atas Dugaan Penganiayaan Ke Polsek Kangean

Kamis, 5 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

SUMENEP, detikkota.com – Seorang warga Desa Pandeman Kecamatan Arjasa, Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep berinisial NH melaporkan salah satu oknum Kepala Desa berinisial IS atas dugaan penganiayaan ke Polsek Kangean.

Laporan itu tertuang dalam LP/B/26/IV/2022/SPKT/Polsek Kangean/Polres Sumenep/Polda Jawa Timur, tanggal 30 April 2022. Berdasarkan keterangan inisial NH dugaan penganiayaan itu terjadi di Desa Pandeman, Kecamatan Arjasa Kangean, Kabupaten Sumenep. Peristiwa ini terjadi pada Jum’at (28/04/2022) sekira pukul 20.00 Wib

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kangean, Sumenep, IPTU Agus Sugito melalui Kanit Reskrim Bripka Misruji membenarkan adanya peristiwa terkait dugaan tindakan kekerasan oleh Oknum Kades tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, pihaknya juga telah berupaya melakukan proses-proses, yakni meliputi proses pemeriksaan terhadap korban maupun saksi-saksi. “Yang jelas, kami terima (laporan, red) dan kami lakukan proses sudah mas,” katanya saat memberikan keterangan via sambungan telephon selulernya.

Peristiwa tersebut, terjadi saat korban NH pria asal Desa Pandeman ini sat sedang berada di rumahnya. Dan kedatangan tamu seorang perempuan yang membawa udang kerumahnya.

“Dia (perempuan, red) membawa udang. Terus pada saat sampai dirumah, dimasak udangnya. Sekitar beberapa menit kemudian, sekitar empat menit, terjadi grebekan,” jelasnya

Selang beberapa waktu tiba-tiba aparat desa setempat beserta keluarga tamu perempuan tersebut mendatangi rumahnya dan melakukan penggerebekan. Selanjutnya, NH kemudian dibawa kerumah Oknum Kepala Desa tersebut, sementara si perempuan diamankan keluarganya.

“Si perempuan ini dibawa sama sepupu-sepupunya. Saya dibawa kerumah Kepala Desa,” ungkapnya.

Setelah sampai dirumah Kepala Desa, NH mengaku dimintai keterangan dan mengalami diintimidasi. Setelah melakukan beberapa perundingan atau negoisasi, NH dan tamu perempuan disepakati untuk menikah.

“Saya setuju, karena saya bertanggung jawab, meski pada dasarnya tidak terjadi apa-apa dirumah, cuma masak-masak doang,” terangnya.

Namun, berselang beberapa menit kemudian saat melakukan perbincangan, NH kemudian diduga diperlakukan tidak menyenangkan. Oknum Kepala Desa diduga melakukan tindakan brutal dengan memukul NH berkali-kali di bagian kepala serta bagian kuping.

“Banyak orang yang menyaksikan mas,” katanya.

NH menyangkan tindakan tidak terpuji Oknum Kades tersebut. Dengan adanya kejadian tersebut, NH kemudian melaporkan Oknum Kades itu ke pihak kepolisian setempat.

Terpisah, Oknum Kades berinisial IS saat dikonfirmasi media ini via pesan whatsapp enggan berkomentar. Bahkan, saat dilakukan panggilan telephon, Oknum Kades tersebut tidak merespon. (M/Red)

Berita Terkait

Beasiswa Pemuda Tangguh Tak Tepat Sasaran, Wali Kota Surabaya Minta Evaluasi Menyeluruh
Dua Pekerja Tewas Terjatuh dari Cerobong PLTU Sukabangun, Manajemen PLN NPS Disorot
Lima Kru Tongkang TK Indo Ocean Marine Dievakuasi Usai Alami Kebocoran di Perairan Giliyang
Pangkas Anggaran Publikasi, Ketua PJI Purwakarta Mahesa Jenar Ultimatum Kominfo dan Siap Gelar Aksi Massa
Wartawan di Purwakarta Kecewa, Kerja Sama Media TA 2025 Diskominfo Gagal Bayar
Durian Merah Banyuwangi Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis
Satresnarkoba Polres Sumenep Ungkap Peredaran Sabu 100 Gram di Kecamatan Dasuk
Video Viral Orang Tua Murid di Sumenep Keluhkan Menu MBG Anak Tak Dimakan

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:54 WIB

Beasiswa Pemuda Tangguh Tak Tepat Sasaran, Wali Kota Surabaya Minta Evaluasi Menyeluruh

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:03 WIB

Lima Kru Tongkang TK Indo Ocean Marine Dievakuasi Usai Alami Kebocoran di Perairan Giliyang

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:57 WIB

Pangkas Anggaran Publikasi, Ketua PJI Purwakarta Mahesa Jenar Ultimatum Kominfo dan Siap Gelar Aksi Massa

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:56 WIB

Wartawan di Purwakarta Kecewa, Kerja Sama Media TA 2025 Diskominfo Gagal Bayar

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:28 WIB

Durian Merah Banyuwangi Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melantik Komisioner Komisi Informasi Kabupaten Sumenep di Pendopo Keraton Sumenep.

Pemerintahan

Bupati Sumenep Lantik Komisioner Komisi Informasi Kabupaten Sumenep

Jumat, 23 Jan 2026 - 21:09 WIB