Detik-Detik Peringatan Harlah Satu Abad NU, Mahfud MD Temui Jajaran Kiyai di Ponpes Annuqayah

Jumat, 3 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) kunjungi Pondok Pesantren (PP) Annuqayah Sumenep, Madura, Jawa Timur, menjelang peringatan Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU).

Kehadiran Mahfud MD disambut oleh jajaran pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah, diantaranya Kyai Abd A’la Basyir, Kyai M. Ainul Yaqin, Kyai H. A. Syamli, Kyai Ubaidillah Tsabit, Kyai Hasan Tsabit, Kyai Majdi Tsabit, Kyai M. Mustofa, Kyai Syauqi Hishom, Kyai Maimun Samsudin, Kyai Mohammad Hosnan dan Kyai Abdullah Sajjad.

Selain jajaran pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah, turut hadir dalam kesempatan ini, Ketua PCNU Kabupaten Sumenep Kyai Panji Taufiq, Rois Syuriah Kyai Hafidi Tsabit yanh didampingi pengurus MWC NU Guluk-guluk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sesampainya di sana, Mahfud MD menyampaikan, terima kasih kepada segenap pengasuh di Pondok Pesantren yang dahulu pernah ditempatinya untuk menimba ilmu.

Apalagi saat ini, Pondok Pesantren (PP) Annuqayah tengah mengibarkan bendera Nahdlatul Ulama (NU) setinggi-tingginya sebagai wujud kebanggaan mereka kepada organisasi yang didirikan oleh KH Hasyim Asy’ari tanggal 31 Januari 1926 itu.

Lanjut Menko Polhukam membeberkan, terkait isu radikalisme dengan beberapa Pengasuh Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep, bahwa Bendera Nahdlatul Ulama (NU) harus dikibarkan tinggi-tingginya.

“Bendera NU harus dikibarkan tinggi-tinggi, karena kalau bendera NU berkibar tinggi pemerintah jadi nyaman,” ucap Mahfud dalam obrolan terbatasnya dengan pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Kyai Abd A’la Basyir, Ketua PCNU Sumenep dan Rois Syuriyah PCNU Kyai Panji Taufiq serta beberapa dewan pengasuh.

Lanjut Mahmud MD menegaskan, bahwa Pondok Pesantren memiliki peran penting dalam merawat kebhinekaan dan mencegah gerakan radikalisme.

Sementara itu, KH Abdul A’la Basyir yang juga pengasuh PP Annuqayah menyampaikan, bahwa alasan mengapa pihaknya mengibarkan bendera NU setinggi – tingginya, hal itu adalah bagian dari semangat mereka untuk membendung paham radikalisme yang berkembang di Indonesia.

“Maka, PP Annuqayah juga harus berkontribusi membendung laju radikalisme dengan mengibarkan bendera NU setinggi-tingginya,” tandasny.

Untuk Diketahui, Menteri Pertahanan era Gus Dur ini hadir di Sumenep dalam rangka menghadiri beberapa acara, diantanya peninjauan progres pembangunan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani dan menghadiri acara dialog dengan kepala-kepala daerah se Pulau Madura, di Pendopo Agung Kabupaten Sumenep. (Red)

Berita Terkait

R. Mochamad Daud Rizky F Dipercaya Pimpin Aryaniaga 74, Dorong Kolaborasi Bisnis dan Penguatan Ekonomi Alumni P2NK 74
Video Cekcok Viral, Pasien Meninggal: Roni Tagih Klarifikasi Manajemen BHC Sumenep
Prabowo Panggil Bahlil, Evaluasi Gangguan Listrik dan Pastikan Stok BBM Nasional Aman
CLC Singapura Tertarik Pelajari Pengelolaan Air, Sampah, dan RTH Surabaya
APBD Sumenep 2027 Diproyeksikan Defisit Rp96 Miliar, DPRD Bahas Nota Keuangan
Ekonomi Jatim Tumbuh 5,84 Persen, Khofifah Perkuat Peran Gerbang Baru Nusantara
Polres Mojokerto Sediakan Shelter Gratis untuk Ojol, Kurir hingga Taksi Online
Bupati Sumenep Dorong Penguatan Spiritual ASN Lewat Gerakan Baca 111.111 Kali Surah Al-Waqi’ah

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:45 WIB

R. Mochamad Daud Rizky F Dipercaya Pimpin Aryaniaga 74, Dorong Kolaborasi Bisnis dan Penguatan Ekonomi Alumni P2NK 74

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Video Cekcok Viral, Pasien Meninggal: Roni Tagih Klarifikasi Manajemen BHC Sumenep

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Prabowo Panggil Bahlil, Evaluasi Gangguan Listrik dan Pastikan Stok BBM Nasional Aman

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:38 WIB

CLC Singapura Tertarik Pelajari Pengelolaan Air, Sampah, dan RTH Surabaya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:46 WIB

APBD Sumenep 2027 Diproyeksikan Defisit Rp96 Miliar, DPRD Bahas Nota Keuangan

Berita Terbaru