Polres Sumenep Periksa 12 Saksi Kasus Kebakaran MWC NU Lenteng

Kamis, 11 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekas kebakaran tumpukan kayu bahan bangunan di belakang Kantor MWC NU Lenteng, Kabupaten Sumenep.

Bekas kebakaran tumpukan kayu bahan bangunan di belakang Kantor MWC NU Lenteng, Kabupaten Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Polres Sumenep memeriksa 12 saksi dalam 2 kasus kebakaran kayu bahan bangunan Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Lenteng yang terjadi berturut-turut.

12 saksi yang diperiksa Polres Sumenep diantaranya pengurus MWC NU Lenteng, Pengurus PCNU Sumenep dan anggota IPNU yang bermalam di Kantor MWCNU Lenteng saat peristiwa kebakaran terjadi.

“Kami juga memeriksa satu warga sekitar kantor MWC NU Lenteng dan aparat Desa Jambu,” jelas Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko, Kamis (11/05/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Edo mengatakan bahwa, pemeriksaan sejumlah saksi itu untuk pengungkapan kasus kebakaran di MWC NU Lenteng.

“Selain keterangan dari sejumlah saksi, kami juga masih menunggu hasil analisa dari tmTim Labfor Polda Jatim yang sudah melakukan olah TKP dan mengambil beberapa sampel arang kayu yang terbakar di lokasi,” imbuhnya.

Kapolres menegaskan tidak akan tinggal diam dan akan terus berupaya melakukan penyelidikan dalam mengungkap kasus tersebut.

“Kami mendapat back up tim dari Ditreskrimum Subdit Jatanras Polda Jatim untuk pengungkapan kasus ini,” kata Kapolres.

Sedangkan upaya yang dilakukan pihaknya untuk mempercepat pengungkapan kasus kebakaran tersebut, pihaknya menggunakan pendekatan Scientific Crime Investigation, sebuah metode penyelidikan kasus yang memadukan teknik prosedur dan teori ilmiah.

“Kami juga mendapatkan back up peralatan elektronik dari Polda Jatim untuk melakukan metode itu,” ujarnya.

Sebelumnya, pada Jumat (5/5/2023) dini hari, tumpukan kayu yang ada di belakang Kantor MWC NU Lenteng, di Desa Jambu, Kecamatan Lenteng ludes terbakar. Kejadian kebakaran diketahui oleh penjaga kantor MWC NU, Arul (21), warga Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng saat sedang piket jaga bersama Saili (24), dan Ilyas (20), keduanya warga Desa Lenteng Barat.

Saat kejadian, petugas piket jaga sedang memasak mie rebus. Arul keluar dari gedung untuk membuang air sisa rebusan mie. Ketika membuka pintu belakang, dia kaget karena melihat api yang sudah membesar, tepat di belakang gedung MWC NU. Api itu diketahui berasal dari tumpukan kayu.

Sebelumnya, kasus kebakaran di MWC NU Lenteng juga terjadi pada 23 April 2023. Saat itu tumpukan kayu di depan kantor MWC NU Lenteng diduga dibakar orang tak dikenal.

Dalam musibah kebakaran itu, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 6 juta untuk 2 kubik kayu yang terbakar.

Berita Terkait

Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Selidiki Kejadian
Ledakan Ruko di Pakuwon City Surabaya, Polisi Selidiki Dugaan Kebocoran Tabung Elpiji
Sempat Masuk DPO, Tersangka Penipuan Rp200 Juta Ditangkap Polresta Sumenep
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk
Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Ditpolair Korpolairud Lakukan Penahanan
Satpol PP Surabaya Segel Toko Mihol di Wonokromo, 10 Botol Diamankan
Triwulan III 2026, Polda Jatim Ungkap 1.870 Kasus Narkoba

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:26 WIB

Warga Pamolokan Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Selidiki Kejadian

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Ledakan Ruko di Pakuwon City Surabaya, Polisi Selidiki Dugaan Kebocoran Tabung Elpiji

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:29 WIB

Sempat Masuk DPO, Tersangka Penipuan Rp200 Juta Ditangkap Polresta Sumenep

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk

Berita Terbaru