Ikut Peragakan Batik Sumenep, Bupati Fauzi dan Istri Piawai Jalan di Catwalk

Senin, 28 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo beserta istri, Nia Kurnia Fauzi tampil dalam acara Batik Festival Sumenep 2023.

Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo beserta istri, Nia Kurnia Fauzi tampil dalam acara Batik Festival Sumenep 2023.

SUMENEP, detikkota.com – Layaknya pasangan peragawan dan peragawati, Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo dan istri, Nia Kurnia Fauzi ikut berjalan di catwalk malam final Sumenep Batik Festival 2023, yang digelar di GOR A. Yani, Panglegur, Minggu (27/8/2023) malam.

Mengenakan batik, keduanya berlenggak-lenggok bak model profesional sambil menyapa hangat masyarakat yang hadir menyaksikan.

Terang saja, pemandangan langka itu menyita perhatian para penonton. Kharisma keduanya di atas catwalk seoleh mendominasi pesona para model yang siap beraksi memperagakan batik dengan design sangat menarik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bupati Fauzi menyampaikan bahwa, tujuan Sumenep Batik Festival untuk mengenalkan kekayaan dan peninggalan leluhur berupa batik kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Kita ingin mengenalkan kepada khalayak bahwa, Sumenep memiliki beragam corak batik yang berkualitas,” kata Bupati Fauzi.

Menurutnya, festival tersebut juga sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan leluhur. Untuk itu, kata Bupati Fauzi generasi pembatik diharapkan terus berkembang dan menjaga warisan leluhur itu dari masa ke masa.

“Atas nama Pemkab Sumenep, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut serta dalam kesuksesan acara ini. Bukan hanya kepada para penyelenggara, namun juga kepada masyarakat yang hadir dan mendukung dengan penuh antusias,” ucapnya.

Sementara itu, penanggung jawab Festival Batik Sumenep 2023, Novi Sri Wahyuni mengatakan, tahun ini Sumenep Batik Festival mengangkat tema ‘Urban Ethnic (Casual Moslem) dan diikuti 90 peserta.

Para peserta Sumenep Batik Festival tahun ini berasal dari berbagai wilayah di Jawa Timur, seperti Blitar, Surabaya, Malang, Bangkalan, Pamekasan, Sampang. Tentu juga dari Sumenep sendiri.

“Semua batik khas Sumenep itu bagus dan memiliki corak tersendiri. Event tahun 2023 ini kami ingin lebih menonjolkan satu batik bernama Beddei, karya perajin Pakandangan,” jelasnya.

Novi menegaskan, batik khas Sumenep itu diangkat agar memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya para pengrajin batik lokal. Selain itu, jiga untuk lebih mempopulerkan batik khas Sumenep, baik di pasar nasional maupun internasional.

“Jadi peserta semua mengenakan pakaian batik khas Sumenep. Batiknya kami disediakan. Peserta tinggal memola menjadi pakaian yang menarik untuk ditampilkan. Kami ingin menonjolkan produk UMKM,” pungkasnya.

Berita Terkait

KKKS Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Usaha Produktif untuk Keluarga ODGJ
Pejabat Pemkab Banyuwangi Jalani Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance Narkoba
Cafe Tikum Cikumpay Makin Seru, Kini Hadirkan Live Musik untuk Hibur Pengunjung
Konsep Baru Gandrung Sewu 2026, Pertunjukan Malam Libatkan 1.000 Penari
Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan
58 ASN Pemkot Surabaya Dijatuhi Sanksi Disiplin hingga September 2026
Diskominfo Sumenep Perkuat Keamanan Digital dalam Program Sekolah Aman dan Nyaman
Pemkab Sumenep Raih Tiga Juara 1 Syariah Award Jawa Timur

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:32 WIB

KKKS Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Usaha Produktif untuk Keluarga ODGJ

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Pejabat Pemkab Banyuwangi Jalani Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance Narkoba

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Cafe Tikum Cikumpay Makin Seru, Kini Hadirkan Live Musik untuk Hibur Pengunjung

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Konsep Baru Gandrung Sewu 2026, Pertunjukan Malam Libatkan 1.000 Penari

Rabu, 30 September 2026 - 12:58 WIB

Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan

Berita Terbaru