Tahun Ini Prosesi Penobatan Adipati Arya Wiraraja Digelar di Kota Tua Kalianget

Kamis, 26 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo.

Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo.

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur akan menggelar drama kolosal prosesi penobatan adipati pertama Sumenep, Arya Wiraraja dalam Peringatan Hari Jadi ke-754.

Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo menjelaskan, berdirinya Kabupaten Sumenep tidak lepas dari peristiwa 754 tahun silam saat Arya Wiraraja dinobatkan sebagai adipati pertama, pada 31 Oktober 1269.

Jika tahun-tahun sebelumnya prosesi pelantikan Arya Wiraraja dilaksanakan di Pusat Kota Sumenep, kata Bupati Fauzi tahun ini memilih tempat yang berbeda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pagelaran sakral itu akan dilakukan di Kota Tua Kecamatan Kalianget, tepatnya di halaman Kantor PT Garam,” jelasnya, Rabu (25/10/2023).

Menurutnya, tidak hanya prosesi penobatan Arya Wirara, acara yang akan digelar pada Sabtu, 28 Oktober 2023 pukul 07.00 WIB itu juga akan menampilkan sejumlah kesenian yang diperankan oleh pelajar maupun masyarakat umum.

“Beberapa kesenian yang akan ditampilkan di antaranya tari kreasi, tari kolosal, topeng dalang, tari juwak, jaran serek, tongtong serek serta pawai budaya dengan menampilkan tujuh kereta kencana,” rinci Fauzi.

Orang nomor 1 di lingkungan Pemkab Sumenep itu menginginkan agar prosesi penobatan Arya Wiraraja mencerminkan keagungan Kabupaten Sumenep.

“Supaya para pemimpin penerusnya berkomitmen memajukan dan memakmurkan daerah dengan ikhlas,” pungkas Bupati Fauzi.

Untuk diketahui, Kabupaten Sumenep yang berdiri pada 1269 M berupa kadipaten. Namun pada 1929 M berubah menjadi kabupaten. Hingga saat ini telah dipimpin oleh 35 adipati dan 17 bupati.

Berita Terkait

Sekdakab Sumenep Dorong Festival Ojung Jadi Ikon Wisata Budaya Bernilai Ekonomi
Ponpes Ngalah Pasuruan Tanamkan Nilai Toleransi dan Multikulturalisme
Festival Durian Songgon Angkat Potensi Lokal, Bupati Ipuk Apresiasi Kreativitas Desa
Ribuan Durian Meriahkan Selamatan Desa di Pasuruan, Tradisi Tetap Terjaga
Tradisi Puter Kayun Banyuwangi Kembali Digelar, Warga Boyolangu Napak Tilas Leluhur
Tradisi Combodug Sampang 2026 Berlangsung Meriah, Ribuan Warga Padati Lokasi
Larasati 2026 Hidupkan Ruang Publik dan Gairahkan Ekonomi Kreatif Kota Probolinggo
Ratusan Peserta Meriahkan Festival Ketupat 2026 di Pantai Lombang

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 20:05 WIB

Sekdakab Sumenep Dorong Festival Ojung Jadi Ikon Wisata Budaya Bernilai Ekonomi

Rabu, 8 April 2026 - 16:47 WIB

Ponpes Ngalah Pasuruan Tanamkan Nilai Toleransi dan Multikulturalisme

Selasa, 7 April 2026 - 11:26 WIB

Festival Durian Songgon Angkat Potensi Lokal, Bupati Ipuk Apresiasi Kreativitas Desa

Senin, 6 April 2026 - 11:05 WIB

Ribuan Durian Meriahkan Selamatan Desa di Pasuruan, Tradisi Tetap Terjaga

Senin, 30 Maret 2026 - 21:59 WIB

Tradisi Puter Kayun Banyuwangi Kembali Digelar, Warga Boyolangu Napak Tilas Leluhur

Berita Terbaru