Ekspor 57 Ton Kopi ke Tiongkok, Subang Tunjukkan Kemajuan Perdagangan dan Pertanian

Senin, 28 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ekspor ini dilakukan secara simbolis oleh Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, yang didampingi langsung oleh Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita BR.

Ekspor ini dilakukan secara simbolis oleh Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, yang didampingi langsung oleh Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita BR.

SUBANG, detikkota.com – Sebanyak 57 ton kopi dilepas untuk diekspor ke Tiongkok dari Gudang Sistem Resi Gudang (SRG) milik Koperasi Gunung Luhur Berkah di Kecamatan Cisalak, Subang, Senin (28/7/2025). Ekspor ini dilakukan secara simbolis oleh Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, yang didampingi langsung oleh Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita BR.

Ekspor ini menjadi tonggak penting bagi Subang, yang menunjukkan kemajuan sektor pertanian dan perdagangan berbasis koperasi.

Ketua Koperasi Gunung Luhur Berkah, Miftahudin Shaf, menyebut pihaknya telah mengekspor kopi sejak 2019 dengan kapasitas tahunan lebih dari 1.000 ton. Dalam periode Agustus 2024 hingga Maret 2025, koperasi ini telah mengekspor 960 ton kopi ke berbagai negara, termasuk Mesir, UEA, Arab Saudi, Lebanon, Vietnam, dan Tiongkok, dengan nilai mencapai USD 4,6 juta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menargetkan anggota koperasi bisa meraih penghasilan USD 15.000 per tahun dalam dua tahun ke depan,” ujar Miftahudin.

Bupati Subang Reynaldy mengapresiasi capaian koperasi tersebut dan menyebut ekspor ini sebagai simbol kesiapan Subang memasuki pasar global. Ia berharap kopi dapat menjadi komoditas unggulan baru setelah padi, di mana Subang saat ini menempati posisi ketiga nasional sebagai lumbung padi.

“Subang berpeluang besar dikenal sebagai sentra kopi nasional,” tegasnya.

Ia menilai, keberhasilan ekspor ini tak lepas dari kolaborasi antara Kementerian, Pemda, perbankan, koperasi, dan para petani. Ke depan, ia berharap ekspor semakin diperkuat dengan beroperasinya Pelabuhan Patimban yang diproyeksikan aktif melayani ekspor-impor mulai tahun depan.

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti menyampaikan bahwa pelepasan ekspor ini merupakan bagian dari implementasi visi Indonesia Emas 2045. Ia menekankan pentingnya semangat gotong royong antar pihak dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan membuka akses pasar ekspor.

“Negosiasi dagang yang dilakukan Presiden, termasuk tarif ekspor 0 persen ke Eropa dan peluang ekspor ke Amerika, membuka kesempatan luas bagi pelaku usaha,” ujarnya.

Acara ditutup dengan prosesi pemecahan kendi sebagai simbol pelepasan ekspor resmi tiga kontainer kopi ke Tiongkok. Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran Kemendag RI, Pemprov Jabar, Pemkab Subang, serta para pelaku usaha kopi.

Berita Terkait

Dandim 0827/Sumenep Hadiri Grand Launching Program Makan Bergizi Gratis di Rubaru
Kapolresta Banyuwangi Berganti, Ipuk Ajak Perkuat Sinergi Jaga Kondusifitas Daerah
32 Tim Meriahkan Kejuaraan Drumband Kabupaten Banyuwangi 2026
Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Bangkalan Surplus Beras, Bupati Pastikan Ketahanan Pangan Aman hingga 13 Bulan
Aktivitas Galian C di Sekitar Asta Tinggi Sumenep Disorot Paguyuban Potra Potre Budaya Madura
Pemkot Surabaya Gelar Perayaan Natal Kota di Balai Kota
PMII UNIBA Madura Tolak Pilkada Lewat DPRD, Dinilai Ancam Kedaulatan Rakyat
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 20:30 WIB

Dandim 0827/Sumenep Hadiri Grand Launching Program Makan Bergizi Gratis di Rubaru

Sabtu, 10 Januari 2026 - 20:29 WIB

Kapolresta Banyuwangi Berganti, Ipuk Ajak Perkuat Sinergi Jaga Kondusifitas Daerah

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:11 WIB

32 Tim Meriahkan Kejuaraan Drumband Kabupaten Banyuwangi 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Kamis, 8 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bangkalan Surplus Beras, Bupati Pastikan Ketahanan Pangan Aman hingga 13 Bulan

Berita Terbaru