Presiden Prabowo Tegaskan Pentingnya Kemandirian Ekonomi Nasional di Forbes Global CEO Conference 2025

Kamis, 16 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto saat menyampaikan pandangan dalam sesi “A Meeting of Minds” pada Forbes Global CEO Conference 2025 di Hotel The St. Regis, Rabu (15/10/2025).

Presiden RI Prabowo Subianto saat menyampaikan pandangan dalam sesi “A Meeting of Minds” pada Forbes Global CEO Conference 2025 di Hotel The St. Regis, Rabu (15/10/2025).

JAKARTA, detikkota.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menekankan pentingnya kemandirian dan keberanian bangsa dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional. Hal itu disampaikan dalam sesi dialog bertajuk “A Meeting of Minds” pada ajang Forbes Global CEO Conference 2025 di Hotel The St. Regis, Rabu (15/10/2025).

Dalam forum yang dihadiri para pemimpin dunia dan eksekutif global tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya memberdayakan masyarakat, memperluas lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing ekonomi nasional di tengah tantangan global.

Salah satu langkah konkret yang diambil pemerintah, kata Presiden, adalah memberikan pengampunan terhadap utang lama para petani dan pelaku usaha kecil yang dinilai tidak realistis untuk ditagih. “Saya berdiskusi dengan beberapa bankir dan memahami bahwa sebagian besar utang tersebut sebenarnya sudah dihapuskan dalam pembukuan bank,” ujar Presiden Prabowo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Kepala Negara juga mengapresiasi capaian tim ekonomi pemerintah di bawah koordinasi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, termasuk penyelesaian Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara Indonesia dan Uni Eropa. Kesepakatan tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pasar Indonesia di tingkat global.

“Saya juga menyaksikan penandatanganan CEPA dengan Kanada dan berharap kerja sama serupa dapat diperluas ke kawasan lain seperti Amerika Latin, RCEP, dan CPTPP,” tambah Presiden.

Presiden Prabowo juga menyoroti pentingnya memperkuat pasar domestik sebagai penggerak utama ekonomi nasional. Ia mencontohkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menciptakan sekitar 1,5 juta lapangan kerja baru melalui pembukaan 30.000 dapur di seluruh Indonesia.

“Program ini memberi efek berganda besar terhadap perekonomian dan kesejahteraan rakyat,” ungkapnya.

Selain itu, Presiden juga menyampaikan rencana untuk melakukan restrukturisasi badan usaha milik negara (BUMN) agar lebih efisien dan kompetitif di pasar global. Pemerintah menargetkan pengurangan jumlah BUMN dari sekitar 1.000 menjadi sekitar 200–240 entitas yang dikelola dengan standar internasional.

“Rasionalisasi ini diharapkan meningkatkan efisiensi dan tingkat pengembalian investasi,” tegas Presiden Prabowo.

Menutup paparannya, Presiden menekankan pentingnya pemahaman yang kuat terhadap prinsip ekonomi bagi generasi muda. “Jika Anda tidak memahami ekonomi, Anda bisa dipermainkan oleh para ahli. Karena itu, generasi muda harus berani berpikir dan mengambil keputusan dengan dasar pengetahuan ekonomi yang kuat,” pungkasnya.

Penulis : Set

Editor : Red

Berita Terkait

Banyuwangi Kembali Jadi Pilot Project Nasional Pengentasan Kemiskinan
Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal di Kepri
Retreat GP Ansor Lenteng, Satukan Perspektif dan Perkuat Solidaritas
Banyuwangi Sambut Tim Asesor UNESCO untuk Revalidasi Geopark Ijen
Menpar Widiyanti Apresiasi Bandara Banyuwangi sebagai Pelopor Green Airport dan Pariwisata Berkelanjutan
Ketua MIO Indonesia DKI Jakarta Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya Terkait Laporan terhadap Hotman Paris
Hotman Paris Mundur dari Tim Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Fokus Jalani Pengobatan
Ratusan Jurnalis MIO Dijadwalkan Datangi Polda Metro Jaya, Beri Dukungan kepada Ketum yang Jalani Pemeriksaan

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Banyuwangi Kembali Jadi Pilot Project Nasional Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 02:59 WIB

Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal di Kepri

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Retreat GP Ansor Lenteng, Satukan Perspektif dan Perkuat Solidaritas

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Banyuwangi Sambut Tim Asesor UNESCO untuk Revalidasi Geopark Ijen

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:29 WIB

Menpar Widiyanti Apresiasi Bandara Banyuwangi sebagai Pelopor Green Airport dan Pariwisata Berkelanjutan

Berita Terbaru