Pembangunan Sekolah Rakyat Banyuwangi Capai 75 Persen, Ditarget Rampung Juni 2026

Senin, 8 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Muncar yang saat ini telah mencapai sekitar 75 persen dan ditargetkan selesai pada Juni 2026.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Muncar yang saat ini telah mencapai sekitar 75 persen dan ditargetkan selesai pada Juni 2026.

BANYUWANGI, detikkota.com – Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Banyuwangi terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga awal Juni 2026, progres pembangunan fasilitas pendidikan yang berlokasi di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, tersebut telah mencapai sekitar 75 persen.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan pemerintah daerah terus memantau proses pembangunan agar dapat selesai sesuai target dan segera dimanfaatkan oleh para siswa.

“Saya sudah meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat Banyuwangi. Saat ini progresnya telah mencapai sekitar 75 persen. Semoga seluruh pekerjaan dapat berjalan tepat waktu dan segera digunakan oleh anak-anak,” ujar Ipuk, Senin (8/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekolah Rakyat Banyuwangi dibangun di atas lahan seluas tujuh hektare milik Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Proyek tersebut dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dengan konsep sekolah modern berstandar internasional.

Kawasan pendidikan tersebut dirancang untuk melayani jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA dengan kapasitas sekitar 1.000 peserta didik. Selain ruang belajar, sekolah juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang untuk mendukung proses pendidikan dan pengembangan karakter siswa.

Fasilitas yang dibangun meliputi gedung sekolah untuk masing-masing jenjang pendidikan, asrama putra dan putri, rumah susun guru, gedung serbaguna, masjid, ruang ibadah, dapur, serta kantin yang disediakan untuk setiap jenjang pendidikan. Selain itu, tersedia pula guest house dan berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Kawasan sekolah juga dilengkapi sarana olahraga dan ruang terbuka, seperti lapangan upacara, lapangan sepak bola, lapangan basket, jogging track, hingga fasilitas utilitas seperti rumah genset, rumah pompa, tempat pengolahan limbah, gudang perawatan, area parkir, serta pos keamanan.

Sementara menunggu pembangunan rampung, kegiatan Sekolah Rakyat Banyuwangi untuk sementara memanfaatkan dua lokasi, yakni Balai Diklat milik Pemkab Banyuwangi di Kecamatan Licin dan kompleks Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) di Kecamatan Muncar.

Manajemen konstruksi proyek, Johansyah, menjelaskan bahwa percepatan pembangunan terus dilakukan agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Menurutnya, total ruang belajar yang dibangun mencapai 38 rombongan belajar yang terdiri dari 18 rombongan belajar tingkat SD, sembilan rombongan belajar tingkat SMP, dan sembilan rombongan belajar tingkat SMA.

“Saat ini progres pembangunan telah berada pada kisaran 75 hingga 80 persen untuk berbagai fasilitas utama maupun pendukung. Kami menargetkan seluruh pekerjaan selesai pada bulan Juni ini,” kata Johansyah.

Pemerintah berharap kehadiran Sekolah Rakyat dapat memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat sekaligus menjadi salah satu pusat pengembangan sumber daya manusia di Banyuwangi.

Penulis : Bi

Editor : Bi/Red

Berita Terkait

665 Pelajar Ikuti Festival Anak Sholeh 2026 di Banyuwangi
Pengurus OSIS SMKN 1 Kalianget Periode 2026–2027 Resmi Dilantik
Pilah Sampah Sejak Dini, Gas Mass Gending Siapkan Program Berlanjut hingga 2027
Sidak SMPN 47, Eri Cahyadi Soroti Kamar Mandi Rusak dan Minta Anggaran Dioptimalkan
Keren! Siswa SMKN 1 Kalianget Pamer Karya dan Kuliner Tradisional, KTS 2026 Berlangsung Meriah
SPMB Angkatan Ketiga SMA KTB Dibuka, 180 Siswa Disiapkan Beasiswa Penuh
PMR WIRA SMKN 1 Kalianget Peringati HUT PMI ke-81 dengan Aksi Kemanusiaan
Bukan Sekadar Bisa Praktik, SMKN 1 Kalianget Genjot Budaya Kerja Industri

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:06 WIB

665 Pelajar Ikuti Festival Anak Sholeh 2026 di Banyuwangi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Pengurus OSIS SMKN 1 Kalianget Periode 2026–2027 Resmi Dilantik

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Pilah Sampah Sejak Dini, Gas Mass Gending Siapkan Program Berlanjut hingga 2027

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Sidak SMPN 47, Eri Cahyadi Soroti Kamar Mandi Rusak dan Minta Anggaran Dioptimalkan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Keren! Siswa SMKN 1 Kalianget Pamer Karya dan Kuliner Tradisional, KTS 2026 Berlangsung Meriah

Berita Terbaru