Bank Banten : Bangun Sinergitas Perbankan dan Edukasi Kewirausahaan Bagi Santripreneur dan Masyarakat

Minggu, 28 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Bisnis Bank Banten, Cendria Tj. Tasdik menerima sertifikat apresiasi dari Rektor ITB Ahmad Dahlan Dr. Mukhaer Pakkan, SE. MM pada acara Bank Banten Goes To Pesantren Banten

Direktur Bisnis Bank Banten, Cendria Tj. Tasdik menerima sertifikat apresiasi dari Rektor ITB Ahmad Dahlan Dr. Mukhaer Pakkan, SE. MM pada acara Bank Banten Goes To Pesantren Banten

BANTEN, detikkota.com – PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten/BEKS) terus berupaya memberikan edukasi mengenai kewirausahaan berbasis ekonomi syariah kepada para santri melalui kegiatan bertajuk Bank Banten Goes To Pesantren yang diadakan di Muhammadiyah Boarding School (MBs) bersama ITB Ahmad Dahlan – Tangerang, Sabtu (27/11). Turut hadir dalam kegiatan ini yaitu Direktur Bisnis Bank Banten Cendria Tj. Tasdik, Rektor ITB Ahmad Dahlan Dr. Mukhaer Pakkana, SE,MM serta Mudir III Ponpes MBs KBH KH. Ahsin Abdul Wahab, MA.

 

Pada kesempatan tersebut Cendria Tj Tasdik menyampaikan paparannya mengenai “Sinergitas Perbankan dalam Ekonomi Kewirausahaan Bagi Pesantren dan Masyarakat Sekitar’’. Cendria menjelaskan bahwa Bank Banten berkomitmen untuk mendeliver value, salah satu yang disampaikan adalah social value atau lebih dikenal CSR bagaimana menciptakan dan mempersiapkan pengusaha pengusaha yang bankable dalam mengelola bisnis di lingkungan pondok pesantren.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Tingginya semangat bisnis dan besarnya gelombang gerakan kewirausahaan di dunia santri secara massif nasional pada satu setengah dekade terakhir ini telah melahirkan generasi baru santri, yaitu santripreneur yang dapat menciptakan startup atau peluang peluang bisnis di lingkungan pesantren ,’’ ujar Cendria.

 

“Dari para santriprenuer ini juga telah banyak lahir karya-karya atau produk-produk bisnis dan kewirausahaan yang tidak sekedar bernilai kreatifitas dan inovasi namun juga bernilai sosial dan keadaban. Inilah yang membuat Bank Banten berkomitmen untuk memberikan kemudahan, dukungan dan juga pendampingan bagi santriprenuer ini agar lebih bankable demi mendukung pemberdayaan ekonomi pondok pesantren serta memberikan manfaat & mengangkat ekonomi kerakyatan bagi lingkungan sekitar secara berkelanjutan,’’ jelas Cendria.

 

Sinergitas antara pondok pesantren dan Bank Banten diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang mengakselerasi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar di Provinsi Banten sehingga dapat membuat ekonomi pulih pasca pandemi Covid-19.

 

Ini juga menjadi langkah strategis bagi Bank Banten untuk menghadirkan solusi jasa keuangan bagi santripreneur dengan penyediaan modal, pendampingan kewirausahaan secara berkelanjutan dan layanan perbankan yang handal. (Red. Fhari)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru