BNNK Banyuwangi Perkuat P4GN hingga Desa, Libatkan 54 Fasilitator

Senin, 31 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah pejabat dan peserta kegiatan berfoto bersama dengan mengangkat tangan sebagai bentuk semangat kebersamaan dalam kegiatan di Banyuwangi.

Sejumlah pejabat dan peserta kegiatan berfoto bersama dengan mengangkat tangan sebagai bentuk semangat kebersamaan dalam kegiatan di Banyuwangi.

BANYUWANGI, detikkota.com – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyuwangi bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika hingga tingkat desa dan kelurahan.

Sebanyak 54 fasilitator Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) disiapkan untuk menjadi penggerak program sekaligus perpanjangan tangan BNNK di tengah masyarakat.

Kepala BNNK Banyuwangi Kombes Pol Rachmat Kurniawan mengatakan, keberadaan fasilitator diharapkan dapat membuat gerakan P4GN menjangkau seluruh wilayah Banyuwangi, termasuk desa-desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Fasilitator ini sebagai ujung tombak di masyarakat. Mereka akan menjadi tentakel-tentakel kami di seluruh Banyuwangi,” kata Rachmat saat penutupan Bimbingan Teknis (Bimtek) Fasilitator P4GN di Aula MAN 1 Banyuwangi, Senin (31/8/2026).

Ke-54 fasilitator tersebut berasal dari sejumlah unsur, di antaranya pemerintah kecamatan, Bhabinkamtibmas, BNNK Banyuwangi, serta penggiat antinarkoba.

Mereka akan menjalankan sejumlah tugas, mulai dari memberikan sosialisasi dan edukasi mengenai bahaya narkoba, mendukung proses rehabilitasi, hingga melakukan intervensi awal apabila menemukan potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan masyarakat.

Sebelum diterjunkan, para fasilitator mengikuti pembekalan selama tiga hari. Kegiatan berlangsung secara daring pada 26-27 Agustus 2026 dan dilanjutkan secara luring pada Senin (31/8/2026).

Penutupan bimtek tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Rachmat berharap pelatihan tersebut dapat meningkatkan kemampuan fasilitator dalam menjalankan tugas, membangun jejaring, serta menyampaikan berbagai layanan P4GN kepada masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono mengapresiasi langkah BNNK yang memperluas pelibatan masyarakat dalam pencegahan narkoba.

Menurut Mujiono, pemberantasan narkotika membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Upaya tersebut tidak cukup hanya mengandalkan penindakan, tetapi juga harus diperkuat melalui edukasi dan pendampingan sejak dini.

“Kami berharap kehadiran fasilitator dapat meningkatkan kesadaran publik terhadap bahaya narkoba, serta mempercepat terwujudnya Banyuwangi yang bebas dari narkoba,” ujar Mujiono.

Ia juga meminta para fasilitator aktif mengidentifikasi kelompok maupun lingkungan yang dinilai rawan penyalahgunaan narkoba dan melakukan pendekatan secara persuasif.

“Identifikasi kelompok-kelompok apa saja yang rawan dan lakukan pendekatan,” pungkasnya.

Penulis : Bi

Editor : Red

Berita Terkait

82 Personel Polresta Sumenep Disiagakan Amankan Tongtong Se-Madura, Kemacetan Jadi Perhatian
Kebakaran Kawah Ijen Meluas, Bupati Banyuwangi Usulkan Helikopter Water Bombing
Polemik Perubahan Desil Mencuat, Pemuda Muhammadiyah Sumenep Siap Kawal Data Warga Miskin
Gangguan Mati Listrik Berjam-jam, Ronald Soroti Lambannya Penanganan PLN UP3 Purwakarta
Peziarah Keluhkan Anjal dan Pengemis di Ampel, Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan
Musim Kemarau, Pemkab Sumenep Larang Warga Buka Lahan dengan Cara Dibakar
Kapolresta Sumenep Sambung Roso dengan Forkopimcam dan 11 Kades di Rubaru
Kapolresta Sumenep Silaturahmi ke Ponpes Assadad Ambunten, Perkuat Sinergi Kamtibmas

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 17:02 WIB

82 Personel Polresta Sumenep Disiagakan Amankan Tongtong Se-Madura, Kemacetan Jadi Perhatian

Sabtu, 5 September 2026 - 16:33 WIB

Kebakaran Kawah Ijen Meluas, Bupati Banyuwangi Usulkan Helikopter Water Bombing

Jumat, 4 September 2026 - 05:16 WIB

Polemik Perubahan Desil Mencuat, Pemuda Muhammadiyah Sumenep Siap Kawal Data Warga Miskin

Jumat, 4 September 2026 - 04:54 WIB

Gangguan Mati Listrik Berjam-jam, Ronald Soroti Lambannya Penanganan PLN UP3 Purwakarta

Rabu, 2 September 2026 - 14:29 WIB

Peziarah Keluhkan Anjal dan Pengemis di Ampel, Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, serta jajaran Danantara di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Jumat, 4 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Istimewa

Pemerintahan

Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi dan Penataan BUMN

Sabtu, 5 Sep 2026 - 16:47 WIB