Bupati Ipuk Paparkan LKPJ 2025, Ekonomi Banyuwangi Tumbuh 5,65 Persen

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat menyampaikan Nota Pengantar LKPJ Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat menyampaikan Nota Pengantar LKPJ Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Banyuwangi.

BANYUWANGI, detikkota.com – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memaparkan capaian pembangunan daerah sepanjang tahun 2025 dalam Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepada DPRD Banyuwangi.

Penyampaian tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Banyuwangi pada Jumat (27/3/2026). Ipuk menyampaikan bahwa laporan tersebut merupakan kewajiban kepala daerah setelah berakhirnya Tahun Anggaran 2025.

“Penyelenggaraan pemerintahan daerah Tahun Anggaran 2025 telah berakhir, kami berkewajiban menyampaikan LKPJ kepada DPRD melalui rapat paripurna,” ujarnya, Selasa kemarin (31/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam paparannya, sejumlah indikator pembangunan menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Banyuwangi meningkat dari 74,30 pada 2024 menjadi 75,17 pada 2025, melampaui target yang ditetapkan.

Selain itu, angka kemiskinan juga mengalami penurunan, dari 6,54 persen pada 2024 menjadi 6,13 persen pada 2025. Rasio ketimpangan atau indeks gini turut membaik dari 0,312 menjadi 0,290.

Dari sisi ekonomi, Banyuwangi mencatat pertumbuhan sebesar 5,65 persen pada 2025, naik dibandingkan 4,68 persen pada 2024. Capaian tersebut menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir dan melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Timur maupun nasional.

Sektor pariwisata juga menunjukkan peningkatan. Jumlah kunjungan wisatawan nusantara naik dari 3,28 juta orang pada 2024 menjadi 3,50 juta orang pada 2025. Sementara wisatawan mancanegara meningkat dari 122,90 ribu menjadi 166,99 ribu orang.

Sepanjang 2025, Banyuwangi juga meraih berbagai penghargaan tingkat nasional, di antaranya Kabupaten Berkinerja Tinggi dalam penilaian Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) 2024 serta predikat Kabupaten Terinovatif dalam Innovative Government Award (IGA) 2025 dari Kementerian Dalam Negeri.

Di bidang digitalisasi pemerintahan, Banyuwangi mencatat indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebesar 4,87, yang menempatkannya sebagai salah satu pemerintah daerah terbaik di Indonesia.

Ipuk menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, hingga seluruh elemen masyarakat Banyuwangi.

Penulis : Bi

Editor : M/Red

Berita Terkait

KKKS Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Usaha Produktif untuk Keluarga ODGJ
Pejabat Pemkab Banyuwangi Jalani Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance Narkoba
Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan
58 ASN Pemkot Surabaya Dijatuhi Sanksi Disiplin hingga September 2026
Diskominfo Sumenep Perkuat Keamanan Digital dalam Program Sekolah Aman dan Nyaman
Berencana Itu Keren! DPPKB Purwakarta Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat Lewat Program SILIKON Bangga Kencana
Wabup Bangkalan Dorong Inovasi Perpustakaan untuk Dongkrak Minat Baca
Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi dan Penataan BUMN

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:32 WIB

KKKS Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Usaha Produktif untuk Keluarga ODGJ

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Pejabat Pemkab Banyuwangi Jalani Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance Narkoba

Rabu, 30 September 2026 - 12:58 WIB

Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan

Rabu, 30 September 2026 - 12:43 WIB

58 ASN Pemkot Surabaya Dijatuhi Sanksi Disiplin hingga September 2026

Rabu, 30 September 2026 - 12:39 WIB

Diskominfo Sumenep Perkuat Keamanan Digital dalam Program Sekolah Aman dan Nyaman

Berita Terbaru