Bupati Lumajang Tegaskan Stabilitas Sosial Jadi Fondasi Percepatan Pembangunan

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lumajang Indah Amperawati saat menghadiri Rapat Koordinasi Forkopimda se-Jawa Timur di Surabaya, Selasa (4/11/2025).

Bupati Lumajang Indah Amperawati saat menghadiri Rapat Koordinasi Forkopimda se-Jawa Timur di Surabaya, Selasa (4/11/2025).

SURABAYA, detikkota.com – Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menegaskan bahwa stabilitas sosial menjadi fondasi utama dalam mempercepat pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Forkopimda Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Forkopimcam se-Jawa Timur di Convention Hall Grand City Mall Surabaya, Selasa (4/11/2025).

Menurut Bunda Indah, pembangunan fisik maupun ekonomi tidak akan berjalan optimal tanpa adanya keamanan, ketertiban, dan keharmonisan sosial di masyarakat.

“Stabilitas sosial adalah pondasi bagi semua program pembangunan. Tanpa keamanan dan kerukunan, sektor investasi, pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan publik tidak akan maksimal,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, penguatan sistem keamanan berbasis masyarakat perlu terus ditingkatkan melalui revitalisasi pos kamling dan penguatan siskamling di tingkat RT/RW. Langkah tersebut dinilai efektif mencegah potensi konflik sosial serta menjaga ketahanan lingkungan.

Selain itu, Pemkab Lumajang berkomitmen mengawal program strategis pemerintah pusat dan provinsi, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, Koperasi Desa Merah Putih, dan Program Ketahanan Pangan. Bunda Indah menegaskan seluruh program tersebut harus dijalankan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Percepatan pembangunan tidak hanya tentang infrastruktur, tapi juga kesejahteraan anak-anak, pendidikan berkualitas, dan ketahanan pangan yang bergantung pada keamanan sosial,” kata Bunda Indah.

Ia menilai sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, TNI/Polri, tokoh masyarakat, dan warga menjadi kunci membangun kepercayaan serta ketahanan sosial. Dengan sinergi itu, program pembangunan dapat berjalan lancar dan berkelanjutan.

“Stabilitas sosial membuat masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang, anak-anak belajar dengan fokus, ekonomi tumbuh, dan pembangunan berjalan terstruktur,” tutupnya.

Penulis : An

Editor : An

Berita Terkait

BPPKAD Probolinggo-KPKNL Jember Perkuat Sinergi, Pengajuan BPHTB Lelang Bakal Lebih Mudah
Forpensi Dibentuk, Pemkab Sumenep Perkuat Kolaborasi Program Imunisasi
Semarak HUT RI ke-81, Dispangtan Purwakarta Gelar Berbagai Kegiatan
DPRD Sumenep Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Turun Rp175,16 Miliar
Bappeda Sumenep Siapkan Roadmap Pertumbuhan Ekonomi, Dorong Hilirisasi dan Investasi
Jelang HUT RI ke-81, Kepala Dinas Bale Atikan Purwakarta Cek Langsung Progres Pengecatan Kantor
Bupati Sumenep Ajak ASN dan Masyarakat Semarakkan Bulan Kemerdekaan dengan Kibarkan Merah Putih
Pemkab Sumenep Awasi Harga Tembakau, Pastikan Pembelian Tak di Bawah Titik Impas

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 09:18 WIB

BPPKAD Probolinggo-KPKNL Jember Perkuat Sinergi, Pengajuan BPHTB Lelang Bakal Lebih Mudah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Forpensi Dibentuk, Pemkab Sumenep Perkuat Kolaborasi Program Imunisasi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Dispangtan Purwakarta Gelar Berbagai Kegiatan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:07 WIB

DPRD Sumenep Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Turun Rp175,16 Miliar

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Bappeda Sumenep Siapkan Roadmap Pertumbuhan Ekonomi, Dorong Hilirisasi dan Investasi

Berita Terbaru