Bupati Sumenep Lepas Ekspor Perdana Daun Kelor Ke Cina

Selasa, 7 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Untuk pertama kalinya Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, ekspor daun kelor ke China. Sebanyak 22 ton daun kelor kering itu diangkut menggunakan kontainer dari Desa Batang-Batang Laok, Kecamatan Batang-Batang.

Pelepasan ekspor daun kelor kering ditandai dengan pemotongan pita dan pecah kendi oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi, didampingi Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Sumenep, Chainur Rasyid, Selasa (07/06/2022).

Daun kelor ini dikumpulkan dari beberapa kecamatan. Seperti dari Pasongsongan, Ambunten, Dasuk, Butuputih, Batang-Batang, Dungkek, Bluto, dan Talango.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengatakan, sejak dirinya menjabat wakil bupati, sudah sering mendorong agar masyarakat menanam daun kelor. Sebab ia yakin komoditas ini akan banyak diminati oleh dunia internasional.

Hanya saja, pada akhir 2019 lalu, dunia dilanda pandemi Covid-19. Sehingga geliat ekonomi dunia sempat terkendala. Namun, momentum ini diharapkan menjadi awal kebangkitan UMKM di Sumenep pasca terkendalinya Covid-19.

“Nah, sekarang mungkin sudah mulai lagi. Saya berharap ini menjadi awal kebangkitan UMKM kita di Sumenep, dan pandemi Covid bisa segera berlalu menjadi endemi,” paparnya.

Sementara, Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Sumenep, Chainur Rasyid mengungkapkan, daun kelor yang dibina saat ini sudah tandatangan kontrak selama satu tahun dengan salah satu perusahaan di Jakarta.

Untuk itu, Kadis Chainur Rasyid menargetkan, Kabupaten Sumenep bisa mengekspor dauh kelor sebanyak 200 ton dalam setiap tahunnya.

“Daun kelor di Sumenep harus mencapai 200 ton pertahunnya,” jelasnya. (Red)

Berita Terkait

Kasdim Sumenep Bacakan Amanat Panglima TNI dalam Upacara 17-an
Wabup Sumenep Tekankan Disiplin ASN dalam Menjalankan Tugas
Pemkab Sumenep Wajibkan ASN dan Non-ASN Kenakan Pakaian Santri pada 19–22 Oktober 2026
R. Mochamad Daud Rizky F Dipercaya Pimpin Aryaniaga 74, Dorong Kolaborasi Bisnis dan Penguatan Ekonomi Alumni P2NK 74
Video Cekcok Viral, Pasien Meninggal: Roni Tagih Klarifikasi Manajemen BHC Sumenep
Temui Jaksa Agung, Kapolri Suyudi Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Prabowo Panggil Bahlil, Evaluasi Gangguan Listrik dan Pastikan Stok BBM Nasional Aman
CLC Singapura Tertarik Pelajari Pengelolaan Air, Sampah, dan RTH Surabaya

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Kasdim Sumenep Bacakan Amanat Panglima TNI dalam Upacara 17-an

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Wabup Sumenep Tekankan Disiplin ASN dalam Menjalankan Tugas

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Pemkab Sumenep Wajibkan ASN dan Non-ASN Kenakan Pakaian Santri pada 19–22 Oktober 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:45 WIB

R. Mochamad Daud Rizky F Dipercaya Pimpin Aryaniaga 74, Dorong Kolaborasi Bisnis dan Penguatan Ekonomi Alumni P2NK 74

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Video Cekcok Viral, Pasien Meninggal: Roni Tagih Klarifikasi Manajemen BHC Sumenep

Berita Terbaru

Pendidikan

665 Pelajar Ikuti Festival Anak Sholeh 2026 di Banyuwangi

Senin, 19 Okt 2026 - 12:06 WIB

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim.

Pemerintahan

Wabup Sumenep Tekankan Disiplin ASN dalam Menjalankan Tugas

Senin, 19 Okt 2026 - 12:00 WIB