Cekcok Wasit dengan Tim Cellong United di PK Cup 2024, Begini Respon Kapolres Sumenep

Rabu, 30 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso merespon cekcok antara wasit dengan tim Cellong United, dalam turnamen sepak bola Pagerungan Kecil (PK) Cup, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep.

Kejadian tersebut, pada hari Sabtu tanggal 26 Oktober 2024, sekira pukul 15.00 WIB telah berlangsung pertandingan PSS SAUR, asal Desa Saur Saebus, Kecamatan Sapeken, VS CELLONG UNITED, asal Desa Cellong, Kecamatan Arjasa.

“Saat pertandingan berjalan memasuki, babak kedua menit 22, posisi Skor 0 : 0, kemudian terjadi pelanggaran Handsball oleh pemain tim Cellong United dikotak 16 besar, dan Wasit meniup tanda pelanggaran memberikan hadiah Pinalti untuk tim Pss. Saur,” kata AKBP Henri menjelaskan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, para pemain Cellong United melakukan protes keras terhadap Wasit, dengan melakukan pemogokan dengan semua pemain dan Offisel Tim Cellong United mendatangi meja Pengawas pertandingan dan Tenda Panitia Turnamen.

“Atas kejadian tersebut pengawas pertandingan dan Panitia memberi penjelasan ke Tim Cellong United, namun, hingga pukul 18.10 WIB, tim Cellong tetap protes dan tidak mau menerima keputusan Wasit,” ujarnya.

Kemudian, dilakukan mediasi oleh Pemdes Pagerungan Kecil, Panitia turnamen di balai Desa Pagerungan Kecil, namun tetap tidak membuahkan hasil, karena Tim Cellong United ngotot, tidak mau kena hukuman Pinalti.

“Ancaman yang disampaikan, Apabila tuntutan tim Cellong tidak dikabulkan Panitia, maka tim tersebut tidak mau pulang ke Desa Asalnya yakni Desa Cellong,” paparnya.

Hari kedua, pasca kejadian, hari minggu tanggal 27 Oktober 2024, sekira pukul 05.50 WIB, beberapa orang dari tim Cellong United mendatangi lapangan Sepak bola dan berteriak teriak memanggil Panitia dengan ucapan pengancaman sambil melakukan pelemparan kursi dan meja Panitia ke dalam lapangan.

Kemudian, Kades Pagerungan Kecil, Halilurahman, menelpon Polsek Sapeken, menginformasikan kejadian tersebut dan meminta pengamanan.

“Setelah itu, 4 anggota Polsek Sapeken dan 2 Prajurit TNI Koramil Sapeken berangkat menuju Pulau Pagerungan Kecil dengan mengendarai Speed boat,” imbuhnya.

Setelah itu, dilakukan mediasi, di rumah Kepala Desa Pagerungan Kecil, dengan menghadirkan Nurcholis alias Gipeng selaku Ketua Tim Cellong United dengan Panitia turnamen. Hasil mediasi yang telah dilakukan:

1. Tim Cellong United bersedia pulang ke asalnya Desa Cellong, Kec. Arjasa dengan catatan harus ada investigasi dari komisi Wasit Askab Sumenep.

2. Panitia turnamen dan pengawas pertandingan menunggu hasil rekomendasi tertulis dari Askab Sumenep, terkait dengan status Tim Cellong United apakah di WO atau keputusan lain.

3. Pihak Polsek Sapeken dengan mempertimbangkan kondusifitas wilayah, keamanan dan ketertiban memutuskan, menghentikan sementara, turnamen Sepak Bola PK. Cup 2024, sampai menunggu evaluasi situasi Kamtibmas dan pertimbangan keputusan pimpinan lebih lanjut.

AKBP Henri juga menegaskan, bahwa saat ini, kondisi di Pagerungan Kecil, telah kondusif. “Saya berharap, kepada masyarakat dan suluruh tim sepak bola untuk ikut serta menjaga keamanan dan ketertiban, serta tidak terpengaruh dengan pemberitaan yang tidak terverifikasi,” tukasnya.

Ia juga mengaku, telah melakukan kordinasi dengan berbagai pihak, “Maka setelah kami lakukan penelusuran dan mempertimbangkan masukan tokoh masyarakat, pertandingan PK Cup 2024 akan dilanjutkan pada tanggal 31 Oktober 2024,” tuturnya.

Sementara, ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pagerungan Kecil, Huzaimi mengatakan, bahwa mediasi yang dilakukan oleh Kapolres Sumenep, sesuai dengan harapan masyarakat. Dan kami sangat mengapresiasi langkah Kapolres Sumenep

“Karena, jika pertandingan tersebut tidak dilanjut, maka sama saja mengecewakan masyarakat kami, sebab tidak hanya unsur hiburan, melainkan terbantu juga untuk perputaran ekonomi, jadi kami meminta agar tetap dilanjut,” tukasnya.

Berita Terkait

Bangkalan Jadi Tuan Rumah Grand Final PKDI Cup 2026, Mojokerto Keluar sebagai Juara
Bukan Kaleng-Kaleng! Perisai Diri Purnawarman Sabet 5 Emas dan 7 Perak di Sribaduga Championship
Roelia Aulia Sapoetri Raih Medali Emas, Banggakan Purwakarta di Sribaduga Championship 2026
Purwakarta Sribaduga Championship 2026 Resmi Dibuka, Jadi Wadah Pembinaan Atlet dan Penguatan Karakter Generasi Muda
Percakapan di Aplikasi Komunikasi Bongkar Dugaan Persetubuhan Anak di Sumenep, Pria 22 Tahun Ditahan Polisi
Atlet Indonesia Matangkan Persiapan Jelang Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026
Polsek Masalembu Ungkap Peredaran Sabu, Hampir 50 Gram Diamankan
Atlet Taekwondo Kabupaten Probolinggo Bawa Pulang 19 Medali dari Kejurprov Jatim 2026

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 13:10 WIB

Bangkalan Jadi Tuan Rumah Grand Final PKDI Cup 2026, Mojokerto Keluar sebagai Juara

Sabtu, 12 September 2026 - 15:06 WIB

Bukan Kaleng-Kaleng! Perisai Diri Purnawarman Sabet 5 Emas dan 7 Perak di Sribaduga Championship

Jumat, 11 September 2026 - 17:15 WIB

Roelia Aulia Sapoetri Raih Medali Emas, Banggakan Purwakarta di Sribaduga Championship 2026

Jumat, 11 September 2026 - 11:47 WIB

Purwakarta Sribaduga Championship 2026 Resmi Dibuka, Jadi Wadah Pembinaan Atlet dan Penguatan Karakter Generasi Muda

Kamis, 10 September 2026 - 16:39 WIB

Percakapan di Aplikasi Komunikasi Bongkar Dugaan Persetubuhan Anak di Sumenep, Pria 22 Tahun Ditahan Polisi

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menghadiri KTT BRICS 2026 di New Delhi, India, Sabtu (12/9/2026). Dalam forum tersebut, Prabowo menyampaikan tiga pesan utama Indonesia terkait kemandirian nasional, persatuan Global South, dan penguatan kerja sama BRICS.

Internasional

Di KTT BRICS 2026, Prabowo Bawa Tiga Pesan Indonesia untuk Dunia

Senin, 14 Sep 2026 - 13:04 WIB