Dampak PPKM Darurat Bupati Sumenep Berikan Bantuan Sembako

Jumat, 30 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Bupati Sumenep, membagikan bantuan Sembako kepada pedagang dan tukang becak yang dinilai merasakan dampak besar dari Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur. Jumat (30/07/2021).

Nyai Hj. Dewi Khalifah Wakil Bupati Sumenep mengatakan, pemberian bantuan paket sembako ini disalurkan untuk meringankan beban para pelaku kecil yang diberikan atas pemberlakukan PPKM darurat.

Bahwa ada beberapa sasaran yang di berikan kepada masyarakat yang di kordinir oleh DPBD sumenep ini, yang di arahkan di daerah seputar Kota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah sumenep mempersiapkan bantuan bagi warga yang terdampak PPKM Darurat terutama bagi anak yatim kemudian pondok pesantren, PKL, tukang becak dan sopir angkutan yang tidak terdata dari bantuan sosial dari dinas sosial”, ujar Nyai Hj Eva (30/7).

Ia berharap, bantuan tersebut bisa dirasakan manfaat selama pelaksanaan PPKM darurat ini, ia juga menyampaikan hal tersebut sebagai upaya meringankan beban pedagang kecil.

“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi yang terdampak PPKM darurat. Tentu ini sebagai bentuk upaya kita bersama dalam meringankan beban masyarakat, terutama pedagang kecil agar bisa bangkit di tengah kondisi sulit seperti ini” tegasnya.

Wanita yang kerap di sapa Nyi Eva ini menyampaikan, bahwa total bantuan yang diturunkan sebanyak 18 yang diberikan ke wilayah masing-masing.

“Semua ada 18 ton. diluar kecamatan karna bantuan tersebut di berikan di wilayah kerja masing-masing,” tambahnya.

Ia juga menambahkan selama pemberlakuan PPKM ini, berbagai aturan dikeluarkan guna untuk mengurangi aktivitas masyarakat dalam menekan covid-19

“Selama PPKM Darurat dan Diperketat ini, berbagai aturan diterapkan untuk mengurangi mobilitas warga guna menekan penyebaran Covid-19 di kabupaten Sumenep”, pungkasnya (Fer)

Berita Terkait

Penerimaan Polri 2026 Resmi Dibuka, Kesempatan Jadi Bhayangkara Hingga 30 Maret
SMA NU Sumenep Gelar Tahsinul Qira’ah Metode Tartila bil Qolam dalam Program Pondok Ramadan
Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipastikan Aman, Warga Diimbau Tidak Panic Buying
Wakapolres Sumenep Cek Senpi Anggota untuk Tingkatkan Pengawasan dan Disiplin
Menko Pangan Tanggapi Keluhan Petani Garam, Pemerintah Siapkan Stabilitas Harga
Polres Sumenep Umumkan Pencarian Orang Hilang, Yadan Nabila Dilaporkan Tak Diketahui Keberadaannya
Menko Pangan Zulkifli Hasan Tinjau Produksi Garam di Sampang, Dorong Indonesia Bebas Impor
Bupati Pasuruan dan Kapolda Jatim Ikuti Penanaman Jagung Serentak Dukung Swasembada Pangan

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:47 WIB

SMA NU Sumenep Gelar Tahsinul Qira’ah Metode Tartila bil Qolam dalam Program Pondok Ramadan

Senin, 9 Maret 2026 - 16:41 WIB

Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipastikan Aman, Warga Diimbau Tidak Panic Buying

Senin, 9 Maret 2026 - 10:03 WIB

Wakapolres Sumenep Cek Senpi Anggota untuk Tingkatkan Pengawasan dan Disiplin

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:40 WIB

Menko Pangan Tanggapi Keluhan Petani Garam, Pemerintah Siapkan Stabilitas Harga

Minggu, 8 Maret 2026 - 15:37 WIB

Polres Sumenep Umumkan Pencarian Orang Hilang, Yadan Nabila Dilaporkan Tak Diketahui Keberadaannya

Berita Terbaru