Diantara Upaya Keras Bupati Sumenep Bangkitkan Ekonomi Masyarakat

Rabu, 6 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Bupati Achmad Fauzi meninjau langsung ke lokasi pembuatan batik seragam untuk seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Selasa (5/7/2022) kemarin.

Di Desa Pakandangan Barat Kecamatan Bluto inilah Bupati Fauzi berupaya membangkitkan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19, salah satunya adalah memberdayakan para pengrajin batik untuk membuat batik sebagai pakaian ASN di lingkungan Pemkab Sumenep.

“Kebijakan ASN memakai seragam produk batik lokal sebagai wujud perhatian Pemerintah Daerah, penemuan pengrajin batik yang lumpuh akibat wabah Covid-19,” kata Bupati Fauzi di sela-sela kunjungannya, di Kerajinan dan Batik Tulis Pakandangan Desa Pakandangan Barat Kecamatan Bluto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep ini mengungkapkan, kebijakan ASN berseragam batik tulis lokal tidak hanya berdampak pada pengrajin batik lokal saja, melainkan program itu juga memberikan dampak positif bagi penjahit.

“Pakaian batik tulis lokal targetnya selesai dikerjakan pada akhir tahun ini, sehingga pada 2023, seluruh ASN Pemkab Sumenep tidak memakai batik dari luar daerah apalagi batik printing,” ungkap Bupati.

Oleh karena itulah dirinya membuat Peraturan Bupati (Perbup) pakaian seragam ASN batik lokal, yang digunakan setiap Kamis dan Jumat, dengan menggunakan batik tulis modern dan batik tulis motif lama.

“Yang jelas, ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep sekitar 9000 orang, sehingga dengan kebutuhan batik yang berefek positif kepada UMKM terutama pengrajin batik, karena batik ini merupakan batik tulis,” terangnya.

Sementara, Sumiyati salah satu pengrajin batik tulis yang ada di Desa Pakandangan sangat antusias sekali, karena Pemerintah Kabupaten Sumenep telah memberi ruang untuk produktif kembali dengan program ASN wajib memakai batik tulis Lokal Sumenep.

Dirinya mengungkapkan, jika program Pemerintah saat ini benar benar sangat menyentuh para pelaku usaha pengrajin batik tulis khas Pakandangan. Karena selama ini kami sudah hampir lumpuh untuk melakukan kerajinan ini, lantaran banyaknya persaingan para pedagang pedagang batik luar daerah yang masuk ke sumenep.

“Maka dari itu, dengan adanya program seragam batik tulis untuk ASN maka seluruh pengrajin akan berkembang dan produktif kembali untuk terus berkarya,” tegasnya.

Sumiyati berharap kepada Pemkab Sumenep, dalam hal ini adalah Bupati Fauzi untuk terus memperhatikan para pengrajin Batik tulis ini, apa lagi untuk kedepannya Pemerintah Daerah mengeluarkan peraturan untuk seragam ASN juga siswa wajib memakai seragam batik lokal, sehingga sebagai langkah awal para pengrajin batik membuat Koperasi batik para pengrajin.

“Koperasi yang di bentuk oleh kelompok pengrajin batik tulis Pakandangan yaitu, Koperasi Produsen Kerajinan dan Batik Pakandangan. Ini sudah mulai aktif dan akan berjalan sesuai ketentuan dan arahan Pemerintah Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.(red)

Berita Terkait

Pemkab Lumajang Buka Program Mudik Gratis 2026, Prioritaskan Keselamatan Pemudik
Patroli Skala Besar Ramadhan, Aparat Gabungan Jaga Kondusifitas Wilayah Sumenep
Pemkab Sumenep Kurangi Jam Kerja ASN Selama Ramadan 1447 H
Kapolres Sumenep Sidak Penjual Kembang Api di Hari Pertama Ramadan 2026
BRI, UMKM, dan Tantangan Dampak Nyata: Antara Ekspansi Kredit, CSR, dan Digitalisasi
Bola Kini di Tangan Bupati, Tiga Besar Sekda Sumenep Telah Ditetapkan
Bupati Ipuk Deklarasikan Banyuwangi ASRI, Selaraskan Program Indonesia ASRI Presiden Prabowo
BM Satlantas Polres Purwakarta Gelar Jumat Berbagi, Bagikan Nasi Kotak ke Warga

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 12:47 WIB

Pemkab Lumajang Buka Program Mudik Gratis 2026, Prioritaskan Keselamatan Pemudik

Jumat, 20 Februari 2026 - 04:43 WIB

Patroli Skala Besar Ramadhan, Aparat Gabungan Jaga Kondusifitas Wilayah Sumenep

Kamis, 19 Februari 2026 - 10:22 WIB

Pemkab Sumenep Kurangi Jam Kerja ASN Selama Ramadan 1447 H

Kamis, 19 Februari 2026 - 10:01 WIB

Kapolres Sumenep Sidak Penjual Kembang Api di Hari Pertama Ramadan 2026

Kamis, 19 Februari 2026 - 09:19 WIB

BRI, UMKM, dan Tantangan Dampak Nyata: Antara Ekspansi Kredit, CSR, dan Digitalisasi

Berita Terbaru