Diduga Lakukan Penggelapan Mobil, Warga Pamekasan Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 27 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, detikkota.com – Ahmad Baihaki (51) warga Desa Pamoroh, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan dilaporkan ke Kepolisian Resort (Polres) Pamekasan.

Pelaporan itu dilakukan Ach Faqih (35) warga Desa Kadur, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan didampingi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Forum Aspirasi dan Advokasi Masyarakat (FAAM) atas delik penggelapan, yakni mobil jenis phanter.

Ach. Dlofirul Anam, S.HI, M.H, Koordinator Madura Raya LBH FAAM yang melakukan pendampingan terhadap Ach Faqih menyampaikan, dugaan penggelapan itu diawali saat kliennya menjual mobil kepada terlapor sejak 20 Agustus 2018 lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi, dalam transaksi tersebut, terlapor (Baihaki, red) tidak langsung membayar uangnya, mobil yang dihargai Rp.70 juta ini alasannya akan dibayar pada pertengahan bulan Oktober,” ujarnya.

Namun, dari waktu yang telah disepakati itu, tak kunjung ada pembayaran.

Menurutnya, kliennya juga beberapa kali menghubungi terlapor untuk melakukan kesepakatan pembayaran, namun hal itu tetap tak direspon baik.

“Kami sudah melakukan upaya-upaya seperti mediasi dan lain sebagainya, namun tidak ada hasilnya,” sebutnya.

Sementara, pihaknya akan terus melakukan pengawalan terhadap kasus ini. Sebab, sudah terhitung 2 tahun, terlapor tidak ada iktikad baik dalam melakukan pembayaran. (Fauzi)

Berita Terkait

Petani Kepulauan Butuh Pupuk, DPRD Sumenep Dorong Percepatan Penyaluran
Dugaan Transaksi Lapak Pasar Ganding Jadi Sorotan, Praktisi Hukum Desak Transparansi Total
Silaturahim ke PWNU Jatim, LKKNU Sumenep Perkuat Arah Program Kerja
Aliansi Hukum Indonesia Gelar Aksi Simbolis, Desak Dugaan TPPU yang Menyeret Oknum Kejaksaan Diusut Transparan
Pembagian Lapak Pasar Ganding Disorot, Sulaisi: Jangan Jadikan Pasar Milik Rakyat sebagai Ruang Ketidakadilan
PT IKS Kembali Jadi Sorotan, Pekerja Keluhkan Sistem Pengupahan hingga Dugaan Pelanggaran
Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata
Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:53 WIB

Petani Kepulauan Butuh Pupuk, DPRD Sumenep Dorong Percepatan Penyaluran

Minggu, 12 Juli 2026 - 10:33 WIB

Dugaan Transaksi Lapak Pasar Ganding Jadi Sorotan, Praktisi Hukum Desak Transparansi Total

Minggu, 12 Juli 2026 - 09:19 WIB

Silaturahim ke PWNU Jatim, LKKNU Sumenep Perkuat Arah Program Kerja

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:07 WIB

Pembagian Lapak Pasar Ganding Disorot, Sulaisi: Jangan Jadikan Pasar Milik Rakyat sebagai Ruang Ketidakadilan

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:27 WIB

PT IKS Kembali Jadi Sorotan, Pekerja Keluhkan Sistem Pengupahan hingga Dugaan Pelanggaran

Berita Terbaru